Ringankan perspektifmu
ada yang masih muda sudah menikah tapi belum siap secara financial, mungkin Tuhan sudah percayakan kalau dia bisa jadi seseorang yang lebih baik setelah menikah.
ada yang masih muda tapi sulit mendapat pasangan walaupun karirnya bagus, rezekinya selalu saja dipermudah, barangkali Tuhan menunda memberi dia pasangan, supaya dia lebih bahagiakan dulu keluarganya, dan orang-orang terdekatnya yang lebih membutuhkan nya saat ini atau mungkin Tuhan masih memberikan waktu untuk dia memperbaiki dirinya terlebih dahulu.
ada yang masih muda sudah bisa beli barang-barang mewah karena uang orang tua nya, mungkin rezeki dia memang lewat orang tuanya, nggak ada yang salah karena tiap orang tua sudah pasti ingin anaknya selalu mendapatkan yang terbaik, jadi seharusnya kita yang sudah bisa kerja sendiri itu gak perlu ngata-ngatain dengan bawa-bawa privilege.
ada yang masih muda dikasih jalan lika-liku, kesasar dulu, ditempa dulu, ngelakuin ini dan itu tapi selalu gagal, kadang sampai ngerasa hilang harapan, mungkin Tuhan memang lagi nyiapin sesuatu yang membahagiakan di depan dan semua itu adalah jalan menuju kesana.
cobalah sadar untuk lihat sesuatu ternyata selalu ada sisi positifnya, jangan terus-terusan negatif.
mungkin kita terlalu membebankan diri kita sendiri dengan masalah yang semu, yaitu perspektif.
mungkin kita terlalu banyak meminta tapi lupa untuk menyadari.
Sudut pandang memang sesuatu yang kadang butuh dibantu untuk diluruskan atau dikoreksi dari berbagai pihak, karena ketika sudut padang kita sudah terlalu fokus, kita gak akan tau apakah sudut pandang kita itu bener-bener sudut pandang yang benar atau malah sesuatu yang salah dan bisa bikin kita gak sadar kalau kita sebenarnya bisa melihat dari segala arah.
Karena bisa jadi, ternyata kamu terlalu fokus dengan hal yang salah.
Bukan untuk merubah atau mengajari, tapi semoga dengan merubah sudut pandang bisa jadi reminder supaya bisa meringankan sedikit "beban" kamu yang mungkin itu adalah beban yang "semu".

1 Komentar
benar gan, kita semestinya memang haruslah berfikir positif
BalasHapus