Salam sayangku untukmu, Selamat Hari Ayah.
Ayah, sekarang anakmu ini
terlihat sudah besar walau sebenar nya aku tidak merasakan sesuatu yang berubah
semenjak dahulu aku kecil selalu berada lindungan pelukmu sampai jauh berada
dari ragamu. Aku akan selalu ingat bagaimana engkau menjadi sesosok yang akan
selalu aku butuhkan dan aku rindukan. Waktu kecil aku memang tidak tau seberapa
besar nya kasih sayang yang engkau berikan, yang ku tau hanya merengek untuk
membelikan mainan yang aku inginkan, dan engkau selalu mewujudkan nya.
Dari berpuluh puluh Tamiya yang
engkau belikan setiap minggu walaupun koleksi tamiya ku sudah banyak lengkap
dengan track nya yang dalam satu kampung hanya aku yang punya.
Engkau yang membelikan mobil
mobilan modern pada saat itu mulai dari remote control, mobil yang bisa kunaiki
sampai mobil mobilan yang engkau bikin sendiri dari botol mineral kosong dengan
4 tutup botol sebagai roda nya.
Engkau yang membuatkan sebuah
kendang untuk tempat hewan peliharaanku nanti, walaupun aku hanya meminta untuk
dibelikan kelinci untuk jadi peliharaanku, engkau membuatkan juga rumahnya. Kau
datangkan juga teman teman untuk menemani kelinciku yang kesepian, se ekor
burung, se ekor ayam warna warni dan teman teman hewani lainnya.
Engkau yang menjadikanku orang
pertama dikampungku yang bisa menikmati yang namanya Playstation 1 dan juga
Playstation 2 dengan segala kaset game yang ada waktu itu. Yang membuat rumahku
selalu di datangi oleh teman teman sekampung karena hanya dirumahku yang mainan
nya lengkap. Membuatku aku yang dulu tidak mempunyai banyak teman menjadi punya
banyak sekali teman yang selalu datang kerumahku.
Engkau yang akhirnya memutuskan
untuk membeli sebuah mobil sedan sungguhan karena dulu aku pernah bilang “pah,
abang mau punya mobil yang belakangnya bisa kebuka” yang kumaksud adalah mobil
bagasi, entah kenapa aku meminta itu dan sampai sekarang aku tidak mengerti
alasan nya apa. Yang mana sebuah mobil adalah sebuah barang yang mewah pada
saat itu kebanyakan adalah mobil kijang kapsul. Betapa bahagia nya aku melihat
mobil sedan itu disamping mobil kijang kapsul yang sudah ayah punya, aku pun
diajak menjelajah kota serang yang masih sangat sepi dan tidak sepadat
sekarang.
Engkau yang membelikan aku pistol
mainan yang berbentuk handgun dan juga shotgun berwarna perak nan besar dengan
peluru karet, dimana teman temanku hanya mempunyai handgun kecil dan juga
ketapel yang membuatku seperti seorang tantara dengan senjata paling mutakhir
di medan perang walau akhirnya aku melukai beberapa temanku dengan menembak
mereka dengan shotgun putihku itu.
Engkau yang membelikan aku sepeda
dan mengajariku bagaimana caranya bersepedah di halaman belakang rumah yang
sedikit luas untuk bisa belajar sepeda. Engkau yang menjaga ku untuk tidak jauh
walaupun aku mengendarai sepeda yang punya 3 roda, sampai akhirnya akupun bisa
melaju dan berbelok dengan lancar. Aku ingat akulah yang merengek untuk
melepaskan 3 roda tersebut karena aku ingin seperti orang dewasa yang bisa
membawa sepeda dengan dua roda dengan seimbang walau akhirnya aku terjatuh dan
terluka. Tapi engkau yang selalu ada menemani sampai akhirnya aku bisa melaju
dengan sepeda yang hanya punya 2 roda, akhirnya akupun bisa menjelajah sendiri
dengan sepedaku sejauh yang aku bisa.
Engkau yang memberikanku komputer
ketika aku menghabiskan banyak waktuku warnet saudaraku untuk bermain game
online sehingga aku bisa bermain dirumah sendiri sepuasnya tanpa harus
menumpang lagi.
Begitu banyak yang engkau berikan
dan coba engkau wujudkan semua keinginanku ini, walaupun dengan semua yang
engkau berikan, akulah yang sering membuat ayah dalam masalah. aku yang pernah
merusak barang di sebuah supermarket, aku yang pernah memecahkan kaca meja
dirumah saudaraku sehingga memerlukan jahitan, aku yang hampir menelan paku
payung, aku yang mengunci diriku sendiri di dalam kamar mandi, memecahkan kaca
rumah orang dan banyak hal hal lain yang pastinya membuat ayah dalam masalah.
Tapi sekarang aku adalah anak
lelaki ayah yang sedang belajar menjalani hidup untuk menjadi lelaki yang
dewasa sama seperti ayah sekarang. aku yang sudah tidak sesering dulu lagi
menghabiskan waktu hari demi hari bersama ayah, yang membuatku selalu teringat
padamu dan selalu menantikan kapan waktunya pulang, waktu yang bisa kugunakan
untuk bertemu dan menghabiskan hariku denganmu.
Aku yang sekarang berusaha untuk
menjadi seseorang yang kelak akan melindungi ayah sebagaimana ayah yang
melindungi ku sepenuh hati jiwa dan raga, seseorang yang selalu bisa melindungi
keluarganya, seseorang yang selalu menjadi andalan dan dibutuhkan oleh keluarganya,
seseorang yang selalu dapat aku percaya.
Karena kelak aku lah yang akan
melindungi ayah, akulah yang akan menjaga hari hari ayah, akulah yang akan
memenuhi semua keinginan ayah.
Tapi sebelum aku sampai kesana
Aku ingin ayah tetap sehat,
segala doa ku panjatkan dan usaha kulakukan untuk membantu ayah agar selalu
sehat. Karena aku ingin selalu didampingi oleh ayah disemua hal yang aku
lakukan, aku ingin ayah melihat aku berusaha untuk itu, aku ingin ayah bisa
melihat aku menjadi seperti apa yang ayah inginkan.
Ketika aku bisa menjadi anak yang
selalu engkau banggakan, ketika aku bisa menjadi seorang kakak yang bisa
melindungi adiknya, ketika aku bisa menjadi seorang yang bisa diandalkan oleh
keluarga dan juga kelak aku yang menjadi seorang ayah yang menjadi kebanggaan
dan kepercayaan wanitaku dan anaku kelak, yang akan bisa menjaga mereka semua
untuk tidak jatuh tersandung terbelenggu ataupun terinjak.
Itu juga kan yang pasti ada dalam
mimpi dan harapan ayah?
Selalu kusampaikan sejuta salamku
pada tuhan untuk selalu menjaga engkau, memberikan engkau kesehatan, selalu
melindungi engkau dari segala marabahaya dan hal buruk serta selalu dilimpahkan
kebahagiaan yang tiada ujungnya. Sampai saat nanti engkau bisa mendengar
jawaban dari doa doa yang selalu ayah panjatkan dari aku kecil sampai sekarang
ini.
Salam sayangku untukmu, Selamat
Hari Ayah.

4 Komentar
Ayah merupakan sosok yang sangat kuat dan tak pernah mengeluh walaupun anak-anaknya membuat hati ayahnya menangis. Walau keliatannya ayah selalu keras dan tak pernah menangis, tapi didalannya tersimpan beribu-ribu hal yang dipendam. Selamat hari Ayah!
BalasHapussemoga ayahanda kita selalu dilindungi dan selalu diberikan kesehatan, Amin.
HapusSelamat hari ayah dan semoga ayahandanya sehat selalu gan. Kalo ane udah berpisah sejak lama.
BalasHapusFollow blog ane nanti di follback
Amiin, makasi gan doa nya. Walaupun udah berpisah ente masih bisa kirim salam buat beliau lewat doa :)
Hapuslempar link nya gan