Gaji bukan obat ajaib
Dulu waktu sekolah pas belum bisa cari dan dapet uang sendiri, ketika uang kita abis buat jajan kita ngerasa "yaaahh udah abis" dan biasanya kita nunggu lagi sampe besok untuk dapet jatah uang jajan yang dikasih harian sama orang tua.
Tapi pas uang kita abis dan masih ada sesuatu yang sebenernya pengen banget kita beli, kita kadang ngehayal "gak sabar deh punya uang sendiri" supaya ketika uang yang dikasih orang tua itu udah abis, kita bisa masih bisa beli apa yang kita inginkan dengan uang kita sendiri.
Setelah itu makin berandai-andai
"pengen cepet-cepet lulus supaya bisa kerja"
"kalau udah kerja enak punya uang sendiri"
Sebagai anak sekolah ataupun sampai anak kuliahan yang mungkin belum bisa menghasilkan uang sendiri, menganggap gaji adalah sebuah solusi, sebuah cara ajaib yang sangat pasti bisa menyelesaikan masalah kamu itu.
Lambat tapi pasti, akhirnya waktu yang kamu tunggu pun datang. Kamu pun sekarang sudah jauh lebih dewasa dan akhirnya punya pekerjaan dengan gaji yang kamu impikan sewaktu kamu sekolah dulu.
"Wah asyik udah kerja, gak sabar nunggu nanti gajian"
Dan sampailah akhirnya kamu terima gaji pertama kamu, senengnya bukan main. Seperti mimpi yang sudah di idam-idamkan, kamu bisa ngelakuin apa yang kamu mau sejak dulu, belanja dengan gaji kamu sendiri, kamu bisa cari uang sendiri.
Kamu pun beli ini, beli itu, beli barang-barang yang dulu nya kamu cuma bisa bayangin aja, pergi ke restoran ini dan itu untuk nyobain makan-makanan yang gak pernah kamu cobain.
Sampai uang kamu pun ternyata habis, dan kembali lagi menunggu gajian di bulan berikutnya.
Setelah beberapa kali ngerasain gajian kamu jadi ngerasa kok gajian kerasa kaya numpang lewat aja ya?
Cepet banget abis nya?
Ternyata apa yang kamu pikirin dulu waktu masih sekolah itu, gak semudah itu. Ternyata gaji bukan obat yang mujarab seperti yang kamu kira.
Terus apa sumber masalah yang sebenernya?
Usut punya usut, kamu yang dulu masih sekolah dan belum berpenghasilan dengan kamu yang udah bekerja dan punya penghasilan sendiri punya sesuatu yang sama, yaitu gak bisa bikin rencana untuk keuangan harus digunakan kemana aja. Itulah yang ngebuat kamu udah gak punya uang lagi dan ternyata ada kebutuhan yang belum terpenuhi.
Selain gak punya rencana, kamu pun gak bisa menahan diri untuk membeli sesuatu yang sebenernya bukan yang kamu butuhin, apa yang kamu mau ya beli, masalah dipake atau gak ya belakangan asal seneng dan puas dulu.
Ketika kamu gak punya rencana dan gak bisa menahan diri, kamupun akhirnya cuma berharap kalau ada uang masuk entah dari mana itu bakal dateng dengan sendiri nya.
Dan akhirnya terjawab, kalau kamu gak bisa atur keuangan kamu dari sekarang, kamu gak akan bisa secara ajaib bisa atur keuangan kamu dimasa mendatang. Masalahnya bukan ada di ketika nanti punya uang atau gak, bukan ketika dapet uang banyak atau gak, karena itu semua gak akan berarti kalau kamu pada akhirnya gak bisa menjaga uang kamu.
Dan juga biasanya kamu akan terjebak ketika gaji kamu mulai merangkak naik menjadi lebih banyak, tapi kamu akan heran walau uang kamu nambah ya tetep abis-abis juga pada akhirnya karena gaya hidup akan terbawa.
Ketika brand fashion yang kamu suka ngeluarin beberapa item baru, kamu pun harus punya semua jenis nya mulai dari baju,topi, celana sampai semua aksesorisnya.
Ketika brand smartphone kamu rilis HP, TWS, smartwatch, tab dan aksesoris seperti casing, kamu pun pengen banget buat punya semuanya.
"Jadi aku harus gimana?"
Yang pertama ubah mindset kamu kalau gaji bukan sesuatu yang magical, sesuatu yang ajaib yang bisa beresin semua masalah kamu. Tapi cara kamu mengatur uang yang sebenernya magical dan ajaib.
Dengan kamu bisa mengatur keuangan, pandangan kamu ke gaji kamu pun akan sedikit berbeda, dari yang tadi nya "waah asyik gajian, jadi bisa belanja." jadi "Yay! Bisa nabung lebih banyak lagi"
Ketika pendapatan kamu naik, ada baiknya yang dinaikan itu adalah alokasi kamu untuk nabung sebelum kamu terjebak ketika udah menaikkan gaya hidup kamu. Menurunkan alokasi untuk nabung demi memenuhi gaya hidup kamu yang naik itu adalah perkara yang sangat mudah, untuk belanja siapapun bisa. Tapi akan jadi hal yang sangat rumit untuk menurunkan gaya hidup kamu untuk nabung.
Lebih mudah untuk menaikkan gaya hidup dibandingkan menurunkan gaya hidup, ketika kamu udah terjebak dengan gaya hidup yang tinggi, akan terasa sangat susah dan menyiksa untuk turun kembali. Bener-bener akan terasa menyiksa dan serba kurang walaupun sebenernya dulu kamu berada di posisi itu dan baik-baik aja.
Memang kamu berhak untuk menaikkan gaya hidup kamu seperti apa yang kamu inginkan dan membayar semua hasil kerja keras kamu, tapi pilihan juga balik ke kamu untuk nentuin apakah nanti kamu punya cukup uang untuk keperluan kamu dimasa depan ataupun keperluan mendadak yang gak pernah kamu tau kapan akan dateng dan akan diperluin.
Cara magic dan ajaib ini adalah bukan cara-cara yang baru dan wow untuk kamu lakukan, tapi cara yang dari dulu udah ada, udah diajarin dari dan banyak orang yang udah lakuin ini, tapi gak banyak juga orang yang lupain cara ini.
Mulai lah coba untuk nabung supaya kamu nabung itu dari sekarang, sesegera mungkin, sedini dan seawal mungkin karena waktu itu adalah sesuatu yang gak bisa diulang.
Waktu yang terbaik untuk mulai nabung itu ada 2, yang pertama adalah kemarin dan kesempatan yang kedua adalah hari ini.



0 Komentar