Mengenal Apa Itu Deposito Untuk Pemula
![]() |
| Mengenal apa itu deposito (Credit: Freepik by pch.vector) |
Hai teman-teman, di post kemarin aku udah coba sedikit cerita tentang apa itu saham untuk pemula, aku coba ceritain garis besarnya supaya kamu ngerti dasarnya dulu supaya kamu nanti gak kesusahan ketika kita udah bahas lebih dalem lagi.
[Baca juga: Mengenal saham bagi pemula]
Tentu aja seperti post sebelumnya aku akan coba jelasin dengan cara yang paling simpel, tanpa berbelit-belit atau ujungnya malah jualan. Jangan takut dan jangan bingung karena kita akan coba sama-sama belajar dari mengenal saham dari paling dasar nya untuk kamu yang masih pemula dan baru belajar tentang saham.
Kali ini aku mau coba sharing tentang apa itu deposito? deposito adalah salah satu instrumen investasi atau jenis produk investasi yang bisa kamu pilih, sebelum nentuin cocok apa gak, kamu harus pelajarin dulu dan tentu mulai dasar nya seperti
Apa itu deposito?
Apa aja sih keuntungannya kalau kita investasi pada deposito?
Resiko apa aja yang mungkin muncul?
dan juga hal-hal lain nya yang berhubungan deposito~
So, lesgoh!
Apa itu deposito?
![]() |
| Apa itu deposito |
Kita mulai dari apa itu deposito, Seperti biasa kita akan coba dengan pengertian yang paling mudah itu, Deposito itu sebenernya kamu nempatin dan nitipin uang kamu di bank, dari namanya juga "Deposit". Bank nya itu pinjem uang kamu dulu buat beberapa waktu dan gak boleh diambil, kalau waktu nya udah abis mereka bakal balikin uang kamu dan kasih kamu keuntungan karena udah biarin Bank nya "minjem" uang kamu.
Deposito itu kurang lebih sesingkat itu, sesingkat kamu dapet untung karena minjemin uang ke bank, yang biasa nya kalau kamu minjemin ke orang malah dapet marah-marah dan emosi nya aja karena yang minjem biasanya lebih galak waktu ditagih boro-boro untung hahahaha.
Kalau bahasa ribetnya, Deposito adalah suatu produk instrumen investasi berupa simpanan uang yang ditawarkan oleh bank dengan memberikan imbalan hasil tertentu yang hanya bisa dicairkan dengan jangka waktu dan cara tertentu. sama aja kan penjelasan nya? cuma lebih ribet aja.
Apa sih bedanya tabungan deposito?
![]() |
| Apa beda nya deposito dan tabungan biasa? (Credit pic: Freepik by cookie_studio) |
Kalo Deposito juga nyimpen apa bedanya dengan tabungan rekening biasa? Kalau rekening biasa itu bisa dicairkan kapan aja tapi kalau Deposito cuma bisa dicairin dengan jangka waktu tertentu aja misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan dan itu biasanya disebut dengan tenor. Kurang tenor itu sama kaya jangka waktu kalau kita kredit buat cicil hp.
Kalau deposito udah mau jatuh tempo maka kita bisa ngajuin perpanjangan otomatis yang disebut dengan automatic fall over.
Resiko dan keuntungan deposito dari sisi nasabah
![]() |
| Resiko Keuntungan deposito bagi nasabah (Credit: Freepik by pch.vector) |
Selanjutnya kita coba bahas apa keuntungan dan resiko deposito dari sisi nasabah, ya dari sisi kamu, apa sih keuntungan nya kok kalau kamu ngambil deposito?
Keuntungan yang pertama yaitu bunga deposito biasanya lebih besar dari tabungan yang hanya berkisar di setengah persen sampai 1% sedangkan bunga deposito biasanya ditentukan oleh bank itu sendiri. Kenapa? karena setiap bank punya produk deposito nya sendiri, tentu dengan ketentuan sendiri-sendiri dari Bank nya, jadi hasil return nya pun bisa beda tapi deposito itu kurang lebih punya imbal hasil pertahun sekitar 2% sampai 4% (di tahun 2020-2021)
Keuntungan yang kedua, kita sebagai nasabah bakal dapetin jaminan dari lembaga penjaminan simpanan apabila nilai depositonya kurang dari dua miliar sehingga nasabah merasa lebih aman.
Keuntungan yang ketiga, resiko investasi pada deposito relatif lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti saham ataupun obligasi. Kenapa lebih rendah? karena Deposito memang gak se-fluktuatif harga saham yang tiba-tiba bisa turun drastis.
Resiko yang mungkin muncul pada sisi nasabah yaitu yang pertama adanya kemungkinan biaya penalti kalau kamu mau mencairkan deposito sebelum jatuh tempo yang udah disetujui tapi hal ini harusnya tertuang pada kontrak awal banget ketika kamu setuju untuk nempatin dana kamu disana, jadi kalian harus baca yang teliti ya.
Resiko yang kedua, adanya kemungkinan Bank tidak mampu membayar kewajibannya, Hal ini dikarenakan adanya masalah likuiditas pada bank tersebut.
Resiko dan keuntungan deposito dari sisi Bank
![]() |
| Resiko dan keuntungan deposito bagi Bank (Credit: Freepik by pch.vector) |
Sekarang kita coba liat keuntungan dan resiko dari sisi Bank.
Keuntungan yang didapat Bank dari penempatan deposito ini yaitu Bank bakal gunain dana kamu untuk menjalankan usaha Bank seperti pemberian pinjaman atau kredit, hasil dari si Bank minjemin atau kasih kredit ke orang-orang atau pengusaha tersebut sebagian akan dicatat sebagai profit atau keuntungan untuk si Bank dan sebagian dikembalikan kepada nasabah dalam bentuk bunga deposito.
Kan diatas kamu tau kalau deposito itu ibarat kita minjemin uang ke Bank, nah si Bank ini bakal make uang kita untuk minjemin lagi ke orang-orang yang mau minjem uang ke Bank yang tentu nya dengan bunga lebih tinggi lagi.
Kamu naro uang ke Bank yang mana kamu bakal dapetin bunga 4% dalam setahun misalnya, dalam setahun itu si Bank juga minjemin uang ke orang lain dengan ngasih bunga 10% misal nya. Ketika orang yang minjem ke Bank itu udah balikin uang nya + bunga 10%, Bank bakal dapet keuntungan selisih 6% karena 4% nya bakal dikasih ke kamu.
Yang sebenernya konsep ini juga dipake untuk rekening yang sehari-hari kamu gunain, makanya itu kenapa rekening kamu bisa ngasih bunga sekian persen pertahun, itu gunain cara yang sama karena memang Bank adalah tempat untuk ngumpulin uang dari orang-orang dan bisa kasih pinjeman buat orang-orang yang mau kredit.
Tapi bedanya kalau deposito ini kenapa bunga nya bisa lebih besar karena dana kamu itu bener-bener ditahan supaya si Bank bisa mastiin kamu gak narik uang kamu sebelum uang yang Bank kasih ke orang yang kredit itu balik.
Kamu pinjemin ke bank, bank pinjemin ke orang, secara logika kan kalau kamu mau narik uang kamu ya uang nya gak ada karena lagi di pinjem orang. Secara kasar nya gitu, tapi jangan takut karena kamu tetep bisa cairin sebenernya sebelum tenor kamu selesai walaupun kamu nantinya kena pinalti, karena biasanya penarikan dana deposito sebelum tanggal jatuh tempo dikenain denda.
Secara logika dasar Bank bakal nalangin pake uang mereka dulu ketika kamu ngambil dana kamu yang sebenernya masih di orang lain.
Analogi pengambilan dana dan penalangan dana ini sebenernya sebagai gambaran kasar aja buat ngejelasin ke kamu, karena proses nya itu lumayan banyak, strategi dan teknis nya lumayan banyak, udah biarin Bank nya aja yang pusing dan ngelakuin.
Dan contoh bunga 10% untuk peminjaman kredit dari Bank diatas itu cuma perumpaan, karena besaran bunga kredit nya itu Bank nya yang bisa pertimbangin dan mutusin.
Kan kalau deposito dana nya itu ditahan jadi aman ya, tapi gimana kalau rekening biasa? masa di pinjemin juga? kalau dipinjemin ke orang yang mau kredit, kok kita sebagai nasabah tetep bisa ngambil dana nya dari rekening? apa mereka nalangin juga?
Nah disinilah tugas nya Bank yaitu untuk mengumpulkan dan menghimpun dana masyarakat lalu Bank bisa make semua uang yang udah kekumpul itu untuk minjemin ke mereka yang ngajuin kredit, dan tugas Bank juga untuk menyeimbangkan semua itu biar semuanya stabil, uang ada, orang bisa minjem kredit dan nasabah tetep bisa narik uang nya.
Sekali lagi, ini gambaran kasar supaya kamu gak bingung.
Namun dalam menjalankan usaha ini Bank juga memiliki resiko, adanya kemungkinan nasabah gak bisa kewajibannya kepada Bank atau yang biasa kita sebut dengan kredit macet sehingga Bank juga gak bisa memenuhi kewajibannya membayar deposito ke nasabah yang jatuh tempo. Pasti nya hal ini akan membuat nasabah kehilangan kepercayaan kepada bank itu sendiri.
Tips
![]() |
| Sedikit tips |
Pertama kalian harus bener-bener pelajarin untuk tau kondisi keuangan diri sendiri supaya bisa nentuin jangka waktu penempatan deposito yang paling cocok dengan keadaan dan goal kamu juga bisa terhindar dari risiko biaya penalti
Yang kedua walaupun dijamin oleh lembaga penjaminan simpanan kamu juga harus mengenali profil Bank yang dipilih sebelum melakukan investasi ya, kenali Bank nya dulu, kenali produk deposito nya se-detil mungkin, gimana syarat dan ketentuan nya, apa aja aturan nya. Baca kontraknya dengan baik dan langsung tanya kalau memang ada yang buat kamu ragu.
Semoga post ini bisa ngenalin kamu dengan deposito secara garis besar sebelum kita sama-sama belajar ke teknis yang lebih detil lagi di post-post berikut nya.
Sampai jumpa di post selanjutnya!
Untuk memudahkan kamu mengikuti pembahasan nya secara berurutan, ini Index Post "Investasi" yang bisa kamu lihat:
- Mengenal dunia investasi dan keuangan
- Apa itu investasi
- Mengenal saham bagi pemula
- Mengenal apa itu deposito untuk pemula
- Mengenal apa itu investasi emas untuk pemula
- Apa itu Reksadana bagi pemula
--------------------------------------------
Hi, Kalau kamu merasa konten ini berguna buat kamu atau kamu suka dengan konten nya, Kamu boleh pertimbangkan untuk memberikan ku apresiasi dengan cara klik di salah satu iklan di post atau blog ini sampai terbuka dan silahkan ditutup lagi, 1 klik kamu sangat amat berarti buat ku makin semangat untuk membagikan lebih banyak cerita dan pengalaman yang mungkin berguna buat kamu. Tapi kalau pun tidak, asalkan kamu senang dengan post ku dan berguna buat kamu, itu cukup buat ku.
Sampai ketemu lagi di next post!
Kindly touch me on:
Instagram: @mr.ezafauzi
Twitter: @rezaafauzii






0 Komentar