Memaafkan

ilustrasi memaafkan

Maaf adalah sebuah kata ajaib yang sebenernya juga umum dan udah diajarin dari dulu banget, bisa menyelesaikan banyak hal dan juga banyak mendatangkan jalan keluar atau penyelesaian yang baik ketika kamu punya masalah.

Gak heran kalau sejumlah kultur dan kepercayaan di dunia punya hari khusus dimana orang-orang saling memaafkan untuk merayakan pengampunan. Seperti hari Paskah, Idul Fitri, Kshamavani, Yom Kippur dan masih banyak lagi, karena permintaan maaf dan pengampunan yang tulus akan membawa rasa damai buat yang meminta atau memberikan dan pengampunan juga bisa sangat menyembuhkan. 

foto dr. fred luskin
Dr. Fred Luskin

Seorang peneliti bernama Dr. Fred Luskin mengatakan, ketika seseorang memendam amarah dan kebencian tubuhnya mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin, hormon yang membuat cemas dan stres. 

studi menunjukkan kalau amarah yang luar biasa juga bisa ningkatin resiko penyakit jantung. Sebaliknya, pengampunan menyehatkan mental menggembirakan hati, menenangkan hidup dan membuat kita lebih terhubung dengan sekitar.

Menurut beliau juga memandang dari kacamata ilmu psikologi, pengampunan adalah ketika seseorang mengambil keputusan secara sadar dan sengaja untuk melepaskan perasaan dendam atau kebencian terhadap seseorang atau kelompok yang telah menyakitinya, terlepas dari apakah mereka benar-benar pantas mendapatkan pengampunan atau tidak.

pengampunan juga berarti dengan welas asih melepaskan keinginan buat menghukum seseorang atas suatu kesalahan, pengampunan berdampak positif bagi yang memberi dan penerima. Ketika kita memaafkan seseorang, kita melepaskan diri dari dendam Dan Amarah borgol energi negatif

Apa memaafkan berarti melupakan kesalahan yang pernah terjadi?

ilustrasi apakah harus melupakan semuanya

Para ahli yang memang mempelajari dan mengajarkan pengampunan menekankan kalau memaafkan bukan berarti mengabaikan, melupakan atau bahkan menyangkal gimana perlakuan buruk orang lain terhadap kita atau menganggap kesalahan yang terjadi itu tidak apa-apa. 

Pengampunan juga bukan berarti kita tiba-tiba harus berdamai dengan orang yang udah ngerugiin kita atau melepaskannya dia bertanggung jawab hukum jika memang itu adalah tindakan kejahatan, kita bisa memaafkan disaat yang sama ketika kita mengakui trauma yang kita alami itu sangat buruk dan memang nyata.

Memaafkan bukan menghapus masa lalu yang pahit tapi mengingat kembali luka itu dengan bingkai baru yang bisa membawa kita ke kondisi hati yang lebih baik.

Misal kamu ingat waktu kecil sering dipukuli orang tua, setiap teringat hal itu hati kamu itu jadi terluka. Untuk memaafkan, kamu bisa inget dan jadiin pengalaman sulit itu pelajaran untuk tidak mengulang kesalahan yang sama ketika kamu nanti menjadi orangtua, ngebuat kamu jadi orang tua yang hadir dan mampu mendidik anak-anak anda dengan bijaksana.

Memang butuh kesadaran penuh untuk mengubah luka menjadi motivasi kearah lebih baik, latih terus kesadaran ini karena kita manusia yang memang makhluk yang sangat tidak sempurna. Baiknya kita gak sukar buat memaafkan karena dalam perjalanan hidup pasti akan ada saat dimana kita juga pasti butuh di maafkan. 

Dalam proses pengampunan tidak selalu ada permintaan maaf dari dia atau mereka yang bersalah karena berbagai alasan, bisa karena dia malu tapi gengsi, khawatir kelihatan lemah atau bodoh atau bisa karena dia tidak paham apa yang ia lakukan secara sengaja atau gak sengaja udah nyakitin kamu.

Ketika kondisinya seperti ini pun kamu masih bisa memaafkan karena pada akhirnya ketika kamu mengampuni kamu lah yang merasakan manfaat paling besar mencapai damai dalam diri.

Pengampunan yang tulus membebaskan kita dari perasaan negatif agar bisa melanjutkan hidup dengan tenang di sisa waktu yang ada. It's about letting go to move on to a better state of being. 

Gimana cara untuk memaafkan?

Ilustrasi gimana caranya untuk memaafkan

Perlu proses-proses dimana kita memang jujur pada diri sendiri untuk bisa ngaku kalau kita memang lagi amarah, merasakan sakitnya, memahami luka itu hingga akhirnya sampai ke pengampunan. lebih detailnya menurut psikolog, Robert Enright ada empat langkah pengampunan.

Satu, singkap dan pahami amarah dengan menelusuri akarnya. mungkin menulis pesan surat kepada orang yang udah nyakitin kamu adalah bisa jadi salah satu cara yang ampuh dalam proses memaafkan seseorang. 

Dua, memaafkan adalah sebuah keputusan kita. bisa memilih untuk memaafkan kapan saja karena sejujurnya memendam atau mengabaikan amarah gak membuat hati tenang bukan? memaafkan membantu kita maju dari trauma yang berpotensi memborgol kita ke masa lalu, kita akan ngerusak masa depan dengan hidup di masa lalu. 

Tiga, ini gak gampang tapi penting untuk dicoba yaitu menumbuhkan pengampunan dengan melihat orang yang telah menyakiti anda dengan kacamata welas asih. Kamu bisa coba renungin apa akar dari kelakuan yang berujung menyakitkan ini? apakah Memang karena niat jahat atau karena didorong suatu situasi atau luka dalam hidupnya? 

Contoh, sebut saja Mawar. Mawar selalu haus perhatian banyak laki-laki ini membuatnya menjadi istri yang tidak setia bagi Bagas suaminya dan ibu yang gak terlalu bisa diandalkan bagi Febri anaknya, Mungkinkah Febri untuk mengampuni mawar? Febri bisa mulai mengampuni mawar dengan ngeliat masa kecil Mawar dari kacamata welas asih. 

Waktu kecil Ayah nya Mawar jarang dirumah karena hubungan dengan Ibu nya kurang baik dan akhirnya pisah rumah yang ngebuat Mawar gak bisa ketemu setiap hari dengan Ayahnya. Semakin lama semakin jarang Mawar untuk ketemu Ayah nya menjadikan dia sangat kurang perhatian dari Ayah nya sehingga tumbuh dewasa sangat haus perhatian dari mana saja termasuk dari Laki-laki karena ia selalu merasa kehilangan sosok Ayah nya.

Dalam hal ini bukan berarti Febri menganggap perilaku buruk Mawar terhadap dirinya juga Ayah nya dianggap tidak apa-apa tapi ketika Febri memahami akar derita Mawar, ini membantu Febri untuk mengampuni Mawar demi melanjutkan hidup yang lebih tenang

Keempat, lepaskan emosi yang membahayakan kesehatan kamu dengan coba renungkan bagaimana kamu telah tumbuh dari pengalaman menyakitkan itu dan dari pengampunan itu sendiri. Lagi-lagi pengampunan itu adalah proses, kamu mungkin gak akan pernah bisa memaafkan dia yang telah menyakiti kamu sepenuhnya. 

Dari skala 1-10 nya anda, yaaaaa mungkin hanya bisa mencapai tujuan atau delapan. Gak masalah karena ini masih jauh lebih baik daripada nggak sama sekali. 

Mereka yang hidup dengan baik adalah mereka yang berusaha keras melepas amarah dan kebencian dan menemukan cara untuk memaafkan orang lain, mereka yang hidup lebih tenang adalah mereka yang tidak lupa luka namun tidak membiarkan dirinya terus menjadi korban pengalaman pahit atau trauma

0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript