Apa itu investasi

post cover investasi
Investasi

Apa itu investasi, mungkin kita bisa mulai pembahasan nya dari yang paling awal dari level 1, seperti di post pembuka yang udah aku posting sebelumnya. 

[Baca juga: Mengenal Dunia Investasi dan Keuangan]

Investasi pasti jadi kata yang belakangan ini kamu sering denger atau bahkan dari tahun lalu semenjak awal-awal covid muncul di maret 2020, semenjak itu investasi jadi makin booming dan peningkatan jumlah investor di indonesia pun naik tinggi banget.

Di post ini aku akan coba mulai membahas dari topik yang paling dasar dulu dengan sesimpel dan segampang mungkin tanpa embel-embel jualan. Sebelum kita mulai membas lebih detil tentang Investasi dan Dunia keuangan, sebelum kamu milih investasi nya bakal pake apa, kita coba bahas dulu tentang apa itu investasi.

Apa itu investasi

ilustrasi apa itu investasi
Apa itu investasi?

Investasi adalah ketika kamu menyimpan uang disuatu produk keuangan dengan hasil kamu akan mendapatkan imbal balik atau hasil yang lebih besar dimasa depan, sebenernya hanya sesimpel itu dan kamu gak perlu pusingin dengan penjelasan investasi yang terlalu buat kamu bingung. Di dunia keuangan mungkin kamu akan sering uang kamu itu disebut “Modal” dan orang yang memberikan “Modal” tersebut adalah “Investor”.

Jadi aktifitas yang dilakukan adalah “Investasi”, yang di simpan adalah uang atau “Modal” dan yang aktor atau individu yang melakukan nya adalah “Investor” atau kita bisa persingkat lagi pengertian nya jadi Investor yang menanamkan modal.

Mungkin kamu bakal denger penjelasan 

"Menumbuhkan uang mu"

"Membeli waktumu di masa depan"

"Biarkan uang yang bekerja untuk kamu"

dan macem-macem lagi yang itu sebenernya adalah analogi orang-orang terhadap investasi itu sendiri, yang pada inti nya ya memang menanamkan modal untuk mendapatkan keuntungan.

Instrumen Investasi

ilustrasi instrumen investasi
Instrumen Investasi

Lalu, para investor ini menanamkan uang atau modal mereka kemana?

Investor memberikan modal mereka pada dasarnya ke suatu benda atau produk, surat berharga, porsi kepemilikan dalam sebuah bisnis atau apapun yang nilai nya akan bertambah atau berkembang nilai nya jadi lebih mahal lagi nilai dan Investor akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang disebut dengan “Capital Gain” atau keuntungan dari selisih harga.

Suatu benda, produk, surat berharga ataupun kepemilikan sebuah bisnis itu adalah tempat-tempat dimana kamu bisa menanamkan uang atau modal kamu, tempat-tempat inilah yang biasa disebut dengan “Instrumen investasi”.

Kalau kamu kadang bingung orang ngomong nya “Instrumen Investasi yang lebih menguntungkan” itu maksudnya apa ya? Itu sesimpel kaya jenis investasi yang mau kamu pilih.

Contoh Instrumen Investasi dalam bentuk benda adalah Emas atau logam mulia.

foto emas
Emas

Contoh Instrumen Investasi dalam bentuk surat berharga adalah Deposito, Obligasi atau surat hutang ataupun Reksadana.

Foto surat berharga
Surat Berharga


Contoh Instrumen Investasi dalam porsi kepemilikan sebuah bisnis adalah Lembar Saham dari suatu perusahaan. (yang sebenernya juga surat berharga)

ilustrasi saham
Saham

Kenapa kok nilai atau harga dari barang itu bisa naik? Untuk kasus sebuah benda atau produk dan surat berharga Itu ada banyak banget faktor nya, tapi yang pasti bisa kamu liat dengan mudah itu adalah kebutuhan barang nya itu semakin tinggi tapi stok atau ketersediaan barangnya itu makin langka jadi susah banget untuk didapetin.

Contoh diatas ttu dari sisi produk dan surat berharga, tapi kalau dalam sebuah bisnis, modal itu diperlukan oleh sebuah bisnis untuk mengembangkan usaha nya menjadi lebih besar dan lebih menguntungkan lagi yang mana lebih banyak mendapatkan uang dari sebelumnya.

Ketika ada tetangga kamu jualan bakso yang hanya punya 100 mangkok dengan harga 1 porsi nya adalah Rp. 10,000. Sebagai simulasi, kemungkinan penghasilan yang bisa dia dapetin dalam 1 hari adalah 100 porsi dan jika terjual semua 100 porsi maka hari itu dia akan mendapatkan uang Rp. 1 juta.

Tapi ketika tukang bakso itu mutusin dia beli lagi 100 mangkok supaya mangkok nya itu tambah banyak, kamu pun kasih modal dia untuk beli semua kebutuhan nya dan sebagai ganti nya kamu bakal dikasih kepemilikan atau bisa dibilang “owner” dari usaha bakso itu juga. Alhasil dia jadi bisa jualan 200 mangkok sehari yang mana kemungkinan kalau 1 hari bisa jual 200 porsi maka omset nya akan jadi Rp. 2 juta yaitu 2x lipat dari sebelumnya.

Ketika usaha bakso itu berkembang dan menghasilkan lebih banyak keuntungan, yang awal nya usaha bakso tersebut berpenghasilan hanya senilai Rp. 1 juta menjadi usaha bakso yang berpenghasilan Rp. 2 juta. Sebagai pemodal dari usaha bakso tersebut, Sang Investor akan mendapatkan keuntungan dari peningkatan penghasilan nya berkat modal yang ia sudah berikan.

ilustrasi capital gain
Capital Gain dari nilai usaha yang terus berkembang


Dari contoh tukang bakso ini kita bisa lihat apa fungsi nya modal dan kenapa modal itu dibutuhkan. Itulah kenapa sebuah bisnis membutuhkan sebuah modal untuk mengembangkan bisnis nya dan investor memberikan modal pada bisnis tersebut gak lain adalah untuk mendapatkan keuntungan ketika usaha nya berkembang lalu nilai dari usaha tersebut naik dan pendapatan bisnis itu udah makin besar.

Tapi kalau Sang Investor tidak menjual kepemilikan nya untuk mengambil "Capital Gain" di usaha bakso itu atau gampang nya gak ambil semua modal plus keuntungan yang udah di dapetin, Sang Investor juga tetep bisa dapeting keuntungan dari pembagian hasil dari setiap penjualan yang tukang bakso itu lakuin. Misal dengan modal yang kamu keluarin, kamu akan punya kepemilikan di usaha itu sebesar 10% porsi kepemilikan.

Ketika penghasilan nya adalah Rp. 2 juta/hari, maka kamu berhak buat dapetin keuntungan dari bagi hasil sebesar 10% dari 2 juta itu, yang mana nilai nya adalah Rp. 200,000/hari.

Kalau ternyata besok nya penghasilan nya naik jadi Rp. 3juta/hari, maka kamu berhak dapetin 10% nya yaitu Rp. 300,000/hari.

Begitupun untuk keuntungan di hari-hari berikutnya.

ilustrasi passive income
Passive Income

Kamu sebagai investor akan mendapatkan penghasilan rutin tanpa harus berjualan bakso, penghasilan rutin ini namanya “Passive Income” atau "Dividen" yang mana kamu akan rutin dapetin keuntungan secara rutin sesuai dengan porsi kepemilikan kamu dari keuntungan penjualan nya dan secara pasif tanpa harus melakukan apapun.

Kenapa kamu harus pahamin dulu dasar nya, karena ini berhubungan dengan uang yang kamu kumpulin dengan susah payah, kamu mau percayakan uang kamu ini supaya bertumbuh menjadi lebih banyak dan kasih kamu keuntungan bukan untuk buat kamu rugi atau buat uang kamu jadi ilang.

Segala keputusan kamu di dunia Investasi dan Keuangan itu harus berdasarkan keputusan dan kesadaran kamu sendiri karena kamu yang akan memetik hasil nya entah itu baik ataupun buruk. Dengan bekal wawasan dari yang dasar sampai nanti wawasan informasi yang udah dalem banget, semua informasinya harus jelas dan bener karena bisa menjauhkan kamu dari hasil yang buruk dari keputusan yang salah karena informasi yang kamu cerna itu salah, informasi yang cuma “katanya”.

Lesson Learned

ilustrasi lesson learned

Semoga di post ini kamu udah mulai mengerti tentang:

  • Apa itu investasi
  • Kenapa orang investasi
  • Kenapa modal dibutuhin
  • Siapa yang ngelakuin investasi dan siapa yang nerima investasi
  • Apa itu instrument investasi dan jenis-jenis nya
  • Kenapa nilai investasi bisa naik 
  • Apa itu Capital Gain dan Passive Income.

Semoga ini bisa nambah referensi kamu untuk bisa ningkatin kemampuan kamu dalam menentukan keputusan investasi yang paling cocok buat kamu, karena tujuan investasi orang berbeda-beda jadi alasan pertimbangan nya pun akan berbeda-beda. so stay tune in the next post! 

Untuk memudahkan kamu mengikuti pembahasan nya secara berurutan, ini Index Post "Investasi" yang bisa kamu lihat:

  1. Mengenal dunia investasi dan keuangan
  2. Apa itu investasi
  3. Mengenal saham bagi pemula
  4. Mengenal apa itu deposito untuk pemula
  5. Mengenal apa itu investasi emas untuk pemula
  6. Apa itu Reksadana bagi pemula

--------------------------------------------

Hi, Kalau kamu merasa konten ini berguna buat kamu atau kamu suka dengan konten nya, Kamu boleh pertimbangkan untuk memberikan ku apresiasi dengan cara klik di salah satu iklan di post atau blog ini sampai terbuka dan silahkan ditutup lagi, 1 klik kamu sangat amat berarti buat ku makin semangat untuk membagikan lebih banyak cerita dan pengalaman yang mungkin berguna buat kamu. Tapi kalau pun tidak, asalkan kamu senang dengan post ku, itu cukup buat ku.

Sampai ketemu lagi di next post!

Kindly touch me on:
Instagram: @mr.ezafauzi
Twitter: @rezaafauzii

--------------------------------------------

0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript