Review One Piece Episode 968: Lahir nya Raja Bajak Laut
![]() |
| Judul chapter 968 |
Seperti yang kita tau kalau Anime (film) adalah versi enrichment pengayaan nya dari versi Manga (komik) karena akan lebih banyak aspek yang bisa digunakan untuk mendukung dan lebih menonjolkan suasana ceritanya dari versi gambar aja. Ada music, ada warna, ada suara voice actor dan banyak faktor-faktor lain yang bisa menceritakan cerita jadi lebih epic, gak jarang juga cerita dan detil yang lebih banyak dan sangat detil kadang juga dimunculkan sebagai cerita tambahan yang hanya ada di anime.
Jadi untuk para pembaca manga dan
penikmat anime, jangan bertengkar mana yang paling baik karena memang punya
nilai + masing-masing.
Gue sebagai penikmat manga akan
selalu terpukau dengan theatre of mind membayangkan apa yang terjadi, lebih
mengetahui lebih dulu ceritanya dan sebagai nya. Tapi ketika menikmati anime
nya udah tentu jalan ceritanya udah pasti gue tau dan gak bikin surprise
seperti kejutan-kejutan yang gue liat pertama kali di manga, tapi di anime ini
gue suka adalah versi lengkap nya karena gue pun penikmat audio dan visual!.
Nanti gue jabarin enrichment
seperti apa yang dilakukan anime.
So kita langsung pindah ke review
dari anime One Piece Chapter 968 ini, sumpah ini epic menurut gue epic banget
karena memang nyeritain perjalanan bajak laut yang paling dinantikan dan menjadi
sorotan utama, Roger Pirates, Sang Raja Bajak Laut!
Dilihat dari judul chapter ini
adalah “Lahir nya Raja Bajak Laut, Tiba di Pulau Terakhir”, merupakan
lanjutan perjalanan Roger sebelum jadi bajak laut dan di chapter ini sampai
akhirnya dia menaklukan seluruh lautan dan mendapatkan gelar Sang Penakluk
Lautan, Raja Bajak Laut!
Chapter ini dimulai dengan perjalanan
Roger menuju negeri Wano setelah dari Water 7 karena dia membutuhkan Salinan Road
Poneglyph yang dia butuhkan untuk mendapatkan informasi bagaimana caranya untuk
sampai ke pulau terakhir yang di cari, setelah Roger tau kalau Oden mempunyai
Road Poneglyph di negeri nya.
Lalu terlihat Toki yang sedang
tidak sehat lalu ambruk dan dilihat oleh Shanks, lalu ia pun segera
memberitahukan Oden kalau Toki tumbang.
Setelah keadaan Toki di check
oleh Crocus ternyata Toki mengalami demam karena dia merasa gugup yang akhirnya
keinginan nya akan segera tercapai karena memang tujuan awal dia adalah memang
pergi ke negeri Wano, ditambah lagi kelelahan fisik dari perjalanan panjang
bersama Shirohige dan juga Roger. Crocus bilang itu membahayakan nyawa nya jika
meneruskan perjalanan dan lebih baik kalau ia tinggal di Wano bersama anak-anak
nya. Inuarashi dan Nekomamushi pun akan menjaga Toki beserta Momo dan Hiyori.
Mengetahui hal itu Oden pun memutuskan
untuk tinggal bersama Toki juga kalau memang Toki tidak akan ikut berlayar
lagi, tapi Toki pun gak setuju dengan keputusan Oden. Toki tau kalau perjalanan
inilah yang ditunggu oleh Oden sekian lama sampai akhirnya bertemu dengan Shirohige
dan juga Roger, ia tau Oden yang sering mengeluh Wano itu tempat yang sempit
dan selalu berambisi untuk berlayar karena ia ingin tau apa yang ada diluar
Wano negeri yang tertutup itu.
“Apa semangat berpetualangmu
hanya sebatas itu saja?” Kata Toki
Sehingga Toki akan merasa sangat
marah dan membuat keputusan akan menceraikan dia kalau memang dia gak ngelanjutin
perjalanan nya bersama Roger.
![]() |
| Toki marah pada Oden |
Scene berganti ke Raizo yang lari
terburu-buru untuk memberitahu kalau ada Kapal Bajak Laut yang mendekat kepada
Kinemon, mereka pun mengira kalau Oden sudah kembali dari perjalanan nya
bersama Bajak Laut.
Para pengikut nya Oden yaitu 9
Sarung Pedang Merah berburu-buru melihat keadaan pantai, tapi mereka bingung
karena kapal Bajak Laut yang berlabuh terlihat begitu berbeda dengan kapal
Bajak Laut Shirohige yang telah membawanya. Tapi gak lama kemudian muncul Oden
yang membuat mereka terkejut dan langsung mendatangi tuan nya yang telah
kembali.
Mereka pun terheran dengan sosok
wanita dan anak-anak nya, mereka sangat terkejut mengetahui bahwa itu adalah istri
dan anak-anak Oden, terutama Momo yang dipandang oleh Kinemon sebagai sosok penerus
klan Kozuki.
Tidak lama kemudian Kinemon dan anggota
yang lain mengetahui kalau Oden tidak datang untuk tinggal tapi hanya
bersinggah, mereka pun gak terima kalau Oden balik berlayar lagi karena banyak
yang harus di urus di Wano. Oden pun sadar karena dia ngerasa ada yang berubah
di Wano tapi kalau dia menoleh dia gak akan bisa ngelanjutin perjalanan nya,
jadi Oden pun memilih untuk gak melihat sama sekali lalu pergi.
![]() |
| Oden menyadari Wano telah berubah |
Para pengikutnya pun begitu marah
dan mencaci maki Oden karena mereka berharap tuan mereka akan tinggal tapi
malah pergi lagi.
![]() |
| Marah kepada Oden |
Dan disini lo bisa liat dan
denger teriakan mereka kalau mereka itu bener-bener semuanya kesel sama kelakuan
Oden, juga ledekan Roger ke Oden.
![]() |
| Roger mengejek Oden |
Setelah bertolak dari Wano, Roger
dan kawan-kawan pun pergi ke Zou untuk mendapatkan Salinan Road Poneglyph terakhir
yang mereka butuhkan karena Inuarashi dan Nekomamushi pun memberitahu kalau
salah satu Road Poneglyph ada di kampung halaman mereka.
Entah kenapa Inuarashi dan
Nekomamushi gak ikut turun ke Zou kampung halaman mereka sendiri tapi malah
menitipkan surat untuk Raja Mink. Roger pun diantar ke Pohon Paus yang dianggap
suci oleh para suku mink karena memang Road Poneglyph nya ada disimpan disana,
tempat itu dianggap suci dan Roger juga Oden merasakan ada banyak yang menjaga
tempat itu sehingga membuat mereka berdua gak nyaman.
![]() |
| Pohon Paus di Zou |
Pada akhirnya Roger pun bisa
mendapatkan informasi dari Road Poneglyph yang terakhir.
![]() |
| Road Poneglyph di Zou |
Dari sini kita bisa tau kalau
lokasi Road Poneglyph itu ada di Big Mom, Kaido (Wano), Zou dan ternyata yang
terakhir itu ada di Pulau Manusia Ikan. Karena dari percakapan Inuarashi dan
Nekomamushi, yang diketahui itu cuma 3 dan 1 lagi entah dimana. Gue gak ngira
kalau ada Road Poneglyph di Pulau Manusia Ikan karena yang ditunjukin Cuma Poneglyph
biasa yang berisikan permintaan maaf Joyboy.
Setelah itu mereka pun akhirnya
berangkat pergi dari Zou untuk akhirnya cari dimana pulau terakhir itu berada.
Digambarkan kapal Roger berlabuh
disebuah kota dan disini scene yang menurut gue keren banget. Keliatan mereka
berlabuh untuk berdiskusi tentang 4 Road Poneglyph yang mereka temuin lalui
diskusiin dimana kira-kira lokasi nya. Tapi ketika kru nya Roger lagi pada mentafsirkan
dimana lokasi pulau terakhir itu ternyata Roger gak disana…..
![]() |
| Kru Roger sedang berdiskusi tentang Road Poneglyph |
Roger lagi sendiri diruangan nya
dan ternyata dia lagi menahan sakit dari penyakit yang perlahan membunuhnya
itu. Kita semua tau batasan Roger adalah penyakit nya yang ngebuat dia gak punya
waktu lama, jadi dia gak pengen buang-buang waktu.
![]() |
| Roger menahan penyakit nya |
Di scene itu kita bisa liat, seorang
Roger yang punya kemampuan dan ketahanan fisik yang luar biasa karena kita bisa
liat pertarungan dengan Shirohige aja sampe berhari-hari dan masih tersenyum
lebar dan bersemangat bertempur.
Seorang yang karismatik, selalu
dikagumi oleh banyak orang, krew dan lawan-lawan nya seperti Naguri yang dulu
pernah kalah dari Roger. Seorang bajak laut yang bener-bener kuat sehingga kru
nya Shirohige itu bener-bener mau ngasih tau Oden ketika mau nyerang Roger
kalau kelompok nya Roger dan Roger terutama adalah orang yang sangat kuat,
berbeda dari semua musuh yang pernah ditemui.
Sosok Roger bak hewan sangat buas
dan kuat ternyata lagi terbatuk-batuk menahan sakit dari penyakitnya itu,
sampai-sampai dia memuntahkan darah, berjalan sempoyongan dan akhirnya jatuh
tumbang.
![]() |
| Roger menahan penyakitnya |
Di scene ini lah yang gue maksud
salah satu enrichment dan kebetulan gak dimunculin di manga, sebuah scene yang
bisa gue tangkep seorang Roger yang “sebegitu menakutkan, disegani, kuat dan
tahan banting” ternyata memang seorang manusia biasa juga, seorang yang begitu
kuat yang bahkan lawan nya Shirohige yang butuh berhari-hari bertarung imbang
gak ngebuat Roger jatuh terseungkur menahan sakit.
Dia berdiri pun gemetar, jalan
pun tertunduk dan akhirnya jatuh dari keadaan seorang yang selalu berdiri
tegap, kuat dan tidak terjatuhkan. Gila sih dari scene ini kaya ternyata orang
paling atas berada di kondisi paling bawah.
Ngedenger suara itu mungkin,
Shanks langsung datengin yang kayanya memang itu adalah ruangan Roger sendiri.
Shanks pun ngetok-ngetok pintu nya karena dia ngerasa ada yang gak beres di ruangan
Roger dan apa Roger baik-baik aja.
Tapi ternyata, Roger keluar ruangan
seperti gak ada kejadian apa-apa, tersenyum dan terlihat seperti Roger yang sedia
kala bersemangat.
Lagi-lagi di scene ini, Roger
bener-bener berusaha sekuat mungkin untuk bertahan dari penyakitnya itu. sebuah
feel yang gak gue dapetin ketika baca di komik nya aja.
Such a legend!
Tapi setelah itu malah Buggy yang
tiba-tiba sakit sebelum berangkat dan Crocus pun bilang dia gak bisa berangkat
sampai-sampai dia mohon-mohon sama Roger buat bawa dia, Roger pun keliatan
bingung buat nanggepin nya.
Shanks ngejek karena ngeliat
Buggy yang keras kepala dan kaya susah buat dibilangin memang, Buggy pun gak
terima akhirnya mereka berantem seperti yang mereka lakukan di kapal Roger
memang sering berantem.
Tapi di scene ini di tunjukin
kalau memang persahabatan nya si Shanks dan Buggy itu memang bener-bener deket
karena sampai Oden pun bilang walaupun mereka bener-bener sering berantem tapi
pada akhirnya yang take care dan ngerawat Buggy itu adalah Shanks.
![]() |
| Shanks yang merawat Buggy |
Disini bisa dengan jelas kita
liat kalau Buggy dan Shanks adalah sahabat yang bener-bener deket, dari semua
yang telah mereka laluin kaya pertempuran, mereka bener-bener bersama sebagai
murid di kapal Roger.
Yang bikin bener-bener
mengkonfirmasi mereka adalah “Sahabat Sejati” adalah Shanks sampai rela gak ikut
petualangan ke pulau terakhir yang tentu nya mereka tunggu-tunggu, sebuah ujung
dari perjalanan yang mereka nanti tapi Shanks milih buat nemenin Buggy. Oden
pun sampai bilang kalau Buggy aja bener-bener sampe bela-belain mau ikut karena
emang itu perjalanan ke pulau yang mereka tuju dan petualangan yang Bajak Laut
lain belum pernah lakukan tapi Shanks tetep gak ninggalin Buggy.
![]() |
| Shanks akan pergi dengan kru nya sendiri |
Disini pun keliatan kalau memang Shanks itu adalah murid kesayangan Roger, ketika Shanks bilang kalau ingin kesana mereka bakal kesana dengan kru nya sendiri. Mendengar itu Roger pun tersenyum karena memang keyakinan yang dimiliki Shanks itu hampir sama dengan Roger. Sang Kapten pun terlihat bangga dengan apa yang dikatakan Shanks.
![]() |
| Roger pun terlihat bangga pada keyakinan Shanks |
Gila sih, gue ngerasa sekarang
kaya Buggy kinda jerk. Karena waktu di eksekusi Roger, mereka bertengkar untuk
urusan siapa ikut siapa. Disitu Shanks ngajakin Buggy untuk ikut dengan Shanks tapi
Buggy gak mau karena gak mau jadi bawahan nya, gue serada sedih sih ngeliat apa
yang dilakuin Shanks dan apa yang dilakuin Buggy.
Shanks yang rela ninggalin
petualangan ke harta paling dicari sama orang seluruh dunia demi Buggy, tapi
Buggy malah ninggalin Shanks!
Shanks pun gak keliatan nyesel
sama sekali ketika Bajak Laut Roger ninggalin Shanks dipenginapan sebuah pulau
untuk pergi ke pulau terakhir itu, tanpa keraguan dia gak ikut kesana.
Dan kita bisa ngerti sekarang
kenapa Buggy bisa begitu leluasanya marah ke Shanks waktu di Marineford, semua
orang memang pasti tercengang ada orang yang berani-berani nya narik kerah,
marah dan ngajakin perang seorang Yonkou yang reputasinya itu memang insan yang
jauh diluar nalar manusia kata Hawkins.
Setelah liat dari Chapter ini, ya
memang mereka sedeket itu.
Dan scene pun berakhir dengan
Oden yang menulis diary tentang perjalanan mereka yang akhirnya sudah mencapai pulau
terakhir, pulau yang memang mereka cari. Disitu Roger terlihat tertawa
terbahak-bahak, kru nya juga, setelah melihat kebenaran dan apa yang ada di
pulau terakhir tersebut.
Di Scene ini juga amazing karena
ditutup iringan lagu dari Ending One Piece yang paling pertama, suasana yang
dibawa itu bener-bener kaya “ini adalah sebuah cita-cita yang dulu pernah gue
damba dan sekarang setelah semua kerja keras, waktu, darah, pertempuran tangis
dan segala pengorbanan akhirnya gue sampai di titik ini, di titik yang gue tuju
dari awal”
Paling bisa memang One Piece ini
ngebuat sebuah scene yang menggambarkan memori yang memorable sekali buat
karakter nya, selalu dibagian penutup sebuah cerita itu selalu amazing as
always.
Pada akhirnya kita tau kalau nama
dari pulau tersebut adalah Laugh Tale (dalam penyebutan jepangnya Rafteru atau
dalam penulisan nya adalah Raftel) mengingat memang belum ada yang pernah
kesana dan baru Roger dan kawan-kawan yang mampu sampai kesana.
Entah bagaimana surat koran nya
tau kalau Roger udah kesana dan nama pulau nya adalah Laugh Tale? Karena dari
surat dan kabar tersebutlah julukan Sang Penakluk Lautan, Raja Bajak Laut itu
muncul.
Ini adalah scene yang amazing
buat gue, entah buat pecinta One Piece lain gimana. Tapi ini adalah sebuah
cerita dari Bajak Laut yang paling central, paling dicari tau informasi nya di
dunia One Piece karena memang masih misteri dari dulu. Tapi beberapa episode
kebelakang sampai episode yang ini udah mulai munculin gimana garis besar perjalanan
dan apa yang dilalui Roger, gambaran seperti apa kemampuan Roger itu sampai
harga Bounty nya pun sudah keluar.
Sebuah informasi yang akan selalu
dicari para penikmat One Piece dari dulu sebelum scene tersebut ada, dan
akhirnya memang ada dan menjawab itu semua.
Tapi dengan keluarnya semua
informasi itu juga gue agak sedih, karena gambaran dari cerita One Piece sudah
mulai ditunjukkan sampai level paling atas yaitu kisah Sang Raja Bajak Laut
juga Yonkou. Menandakan bahwa cerita nya sudah hampir selesai.
Kita bisa tau bahwa dulu lingkup
tentang informasi siapa, gimana kekuatan, gimana pengaruhnya, gimana bounty
nya, gimana ceritanya dari masing-masing Yonkou, Bajak Laut besar jaman dulu
seperti Rocks, Roger dan Garp, Joyboy, Abad Kekosongan sudah dimunculkan
sedikit demi sedikit. Kinda Sad.
But I really enjoy this episode,
petualangan Roger yang seru, banyak informasi yang bisa di dapet dan penutupan
yang epic.
That’s my review for this chapter, hope you will like it. See you on the next post of One Piece!













0 Komentar