Kebahagiaan dan Penderitaan
![]() |
| Kebahagiaan dan Penderitaan |
Hai seorang anak ikut ibunya pergi berbelanja ketika melewati kulkas es krim, sang anak yang tadinya biasa-biasa saja mendadak berubah ia menangis meronta-ronta merengek minta dibelikan es krim. Sang Ibu Pun takluk dan akhirnya memberikan apa yang diminta oleh anaknya, sang anak yang tadinya terlihat menderita dan begitu tersiksa mendadak kembali ceria bahagia karena mendapatkan yang ia idam-idamkan.
Ditengah-tengah proses makan, es yang tadi dibeli ternyata jatuh. sang anak yang tadinya terlihat gembira dan ceria akhirnya kembali menangis, yang tadinya terlihat sebagai sebuah kebahagiaan serta merta berubah menjadi penderitaan.
Selama ini kita beranggapan bahwa kebahagiaan adalah lawan dari penderitaan, kebahagiaan dan penderitaan ibarat dua musuh bebuyutan yang saling menghancurkan satu sama lain padahal sejatinya kebahagiaan dan penderitaan adalah saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan.
Kebahagiaan tercipta pada saat penderitaan telah sirna sementara penderitaan muncul ketika kebahagiaan telah berlalu, keduanya tidak saling menyalahkan atau menghancurkan satu sama lain tetapi keduanya saling menggantikan satu sama lain.
Sementara yang kita alami adalah perubahan dari suatu momen ke momen yang lainnya. Jika analogi tentang anak dan es krim Tadi terlalu sederhana, mari kita ambil contoh lainnya ketika kita sedang menabung untuk pergi berlibur ternyata pada saat tanggal liburan tiba pandemi melanda dan semua penerbangan ditunda. Kita yang tadinya penuh semangat gembira dan mungkin bahagia karena membayangkan liburan yang begitu diidam-idamkan justru mmungkin akan merasa menderita karena liburan yang diidam-idamkan tidak bisa dijalankan.
Atau ungkin perlu contoh yang lain ketika kita di kantor berhasil mendapatkan promosi naik jabatan jadi supervisor, kita begitu bahagia, kita begitu gembira. Tetapi keesokan harinya kita mengetahui bahwa teman kita malah mendapatkan posisi sebagai manajer, kebahagiaan kita tadi pun berubah menjadi penderitaan karena apa yang kita peroleh tidak sebagus teman kita.
Kita bisa melihat adanya perubahan momen, bahagia dan derita silih berganti begitu cepat sampai-sampai kita tidak sadar kenapa kita bisa merasakan kedua hal tersebut.
Inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa bahagia dan derita sebenarnya tidak bisa dipisahkan satu sama lain, yang perlu kita sadari adalah bagaimana kita mengubah persepsi kita terhadap apa yang kita alami.
Kita seringkali bersikap reaktif terlalu cepat hanyut dalam perasaan sampai-sampai tidak mempersiapkan diri untuk momen berikutnya, dengan menyadari hal ini kita tidak akan melayang ataupun terpuruk terlalu lama kita akan cepat bangkit dan kembali melanjutkan kehidupan.
Apapun yang terjadi "Life must go on", sadari, ubah persepsi dan kendalikan diri supaya kita tidak mudah diombang-ambingkan perasaan sendiri. Kembali lagi segalanya hanyalah perubahan momen, perasaan kita lah yang membuatnya menyenangkan atau mengecewakan.
Batin kita seperti laut, perasaan adalah angin. Manakala angin berhembus permukaan laut pun bergejolak, menghasilkan gelombang tinggi yang ganas dan membahayakan. Namun setinggi dan seganas apapun gelombang yang muncul, setelah terhempas ia akan kembali menjadi buih tenggelam dan kembali ke kondisi asalnya.
Semoga selalu berbahagia dan semoga mampu mempertahankan kebahagiaan yang telah diperoleh.
Berikut adalah script yang berasal dari Video "Secawan Teh: Bahagia dan Derita", semua tulisan ini berasal dari Video tersebut tanpa bermaksud untuk mencuri atau mencari konten dari konten orang lain. Tidak lupa credit tertuju untuk kanal youtube "Greatmind" selaku pembuat video tersebut dan Secawan teh adalah serial pembahasan filosofi Buddhis tentang hal-hal dalam kehidupan sehari-hari.
"Secawan Teh adalah salah satu dari empat rangkaian seri video terbaru Greatmind mengenai aplikasi nilai dan pandangan beberapa agama besar di Indonesia dalam aplikasinya di kehidupan sehari hari.
Melalui Secawan Teh, Dragono Halim (IG/TW: @dragonohalim) berbagi perspektif filosofi Buddhisme dalam menyikapi sejumlah fenomena di kehidupan."
Tujuan gue menuliskan konten ini adalah karena memang konten nya sangat bagus dan mungkin ini bisa jadi jawaban untuk beberapa orang atas pertanyaan nya tentang apa itu Bahagia dan Derita. Sebuah sudut pandang yang menarik supaya kita memiliki pemikiran yang "Greatmind" seperti nama Channel nya, atau setidaknya menambahkan preferensi kita untuk lebih bisa menenangkan diri dan pikiran.
Temen-temen bisa cek video youtube nya itu banyak banget yang menurut gue bermanfaat dan mungkin dibutuhkan sebagian orang.
Shout out untuk Greatmind!
![]() |
| Greatmind Youtube Channel |
Link Video: Klik disini
Link Greatmind Youtube Channel: Klik disini


0 Komentar