Review One Piece chapter 995: "A Kunoichi's Oath" (Manga)
Hi temen-temen, di post kali ini
gue mau bahas atau review tentang manga One Piece chapter 995 yang udah keluar.
Gue mau coba topik pembahasan baru yaitu manga One Piece, karena gue suka
banget dengan One Piece dan ngikutin manga ataupun anime nya dari episode
pertama. Jadi gue akan coba mulai review setiap kali manga ataupun anime One
Piece keluar setiap minggu nya, karena di blog ini gue cuma mau untuk ngebahas
sesuatu yang memang gue mau, yang menarik perhatian gue, yang buat senang dan
juga sesuatu yang gue ngerti aja.
Karena gue penikmat One Piece
dari lama dan lumayan perhatiin detail-detail yang ada, kita bakal coba liat
sama-sama dan gue akan bahas setiap alur ceritanya. Tanpa banyak cangcingcong
lagi, let’s go kita bahas One Piece chapter 995 ini.
COVER STORY
Kalau temen-temen ngikutin terus manga
One Piece, kalian pasti tau kalau Oda kadang nyelipin sebuah cerita tambahan
atau biasanya kelanjutan dari beberapa karakter yang pernah Luffy temui atau
Luffy hadapi. Dari beberapa cerita seperti perjalanan CP9 setelah dikalahkan
oleh Bajak Laut Topi Jerami, perjalanan Jinbe sebelum bergabung dengan Bajak
Laut Topi Jerami sampai yang paling terakhir adalah cerita perjalanan Bajak
Laut Fire Tank nya Bege untuk mempertemukan Lola dan Chiffon serta berakhir
dengan Chiffon dan Lola yang akhir nya bertemu dengan Pound.
Kini cover story nya sudah
berubah menjadi cover story yang di request oleh para penggemar yang menandakan
bahwa cerita Bege bisa dibilang udah selesai. Story cover ini adalah request
dari ARUKUMAMA yang berasal dari Setagaya yang menggambarkan bahwa Luffy lagi coba
buat belajar tapi gak lama kemudian dia malah ngerasa bosan. Yaah seperti yang
kita tau kalau itu gak mungkin, tapi ini jadi ngingetin gue waktu episode Rainbow
Mist Luffy mau belajar karena penasaran sama buku Rainbow Mist yang Robin baca
dan juga karena bosan di dalam kapal dan gak ngapa-ngapain.
MAIN STORY
Chapter 995 ini berjudul “A Kunoichi’s
Oath” yang berarti sumpah dari kunoichi, kunoichi adalah seorang ninja perempuan
yang pasti nya ada hubungan dengan alur cerita atau biasanya ending dari
chapter nya. Walaupun kita belum tau siapa karena siapa Kunoichi yang dimaksud,
apakah bisa jadi Shinobu-chan ataupun Nami-swan yang berperan sebagai kunoichi.
Chapter dibuka dengan pertarungan
Big Mom dengan Marco yang sepertinya belum tau sebenarnya tugas yang harus dia
lakukan di pertempuran Wano ini apa, tapi dia ngerasa dia harus secepat mungkin
memberhentikan aksi Big Mom karena dia tau akan jadi segimana bahaya ancaman Big
Mom nanti nya. Dia bilang kalau dia lebih paham Big Mom itu seperti apa
dibandingkan orang-orang yang ada disana, bisa jadi memang dulu pernah ada
pertarungan diantara mereka ataupun cerita betapa kuatnya Big Mom yang
melegenda dari dulu.
Big Mom pun menggunakan Prometheus
untuk menyerang Marco, buat sebagian orang memang sangat efektif dan destruktif
banget kekuatan Prometheus itu. Walau begitu ternyata malah Prometheus yang
ngerasa tersakiti oleh Api nya nya Marco The Phoenix, Marco pun bilang kalau
Api Phoenix nya memang sedikit unik.
Tapi dengan sigap Big Mom pun
langsung mencekik Marco sehingga ia pun gak bisa ngapa-ngapain. Big Mom memerintahkan
Perospero untuk menghabisi Marco, dan tanpa keraguan Perospero pun membuat
panah dari kemampuan Candy miliknya lalu mengarahkan nya kepada Marco tanpa
keraguan.
Marco pun yang gak bisa ngapa-ngapain
dan dia pun ngerasa dalam bahaya, tapi tiba-tiba ada yang datang menyerang Perospero
dengan serangan seperti cakar yang mendaratkan luka diwajahnya. Big Mom dan
Marco pun terkejut kalau ternyata yang datang untuk menyelamatkan Marco dan menyerang
Perospero adalah Carrot dan Wanda yang dalam wujud Sulong.
Mereka berdua datang dengan
begitu dendam karena untuk membalas pengorbanan Pedro, Carrot pun bilang ke
Wanda kalau Perospero lah yang menyebabkan itu semua. Perospero pun menyangkal
kalau itu adalah kesalahan dari Pedro yang meledakkan dirinya sendiri, bukan
karena apa yang dilakukan Perospero karena ia kesal harus terkena dampaknya dan
kehilangan tangan nya.
Big Mom pun akhir nya melepaskan
Marco dan memutuskan untuk pergi karena dia merasa terganggu dan gak punya “Souls”
yang cukup untuk melawan mereka semua. Kita tau kalau kapasitas dasar Big Mom aja
udah sebegitu mengerikan dan kita tau pasti bahwa sebenarnya Big Mom bisa
membinasakan mereka semua sekaligus cukup dengan Haki dan kekuatan fisiknya,
walaupun tanpa “Souls”. Big Mom pergi karena memang ada yang ingin Big Mom
lakukan dan kejar, sesuatu yang lebih penting untuk dia lakukan.
Marco pun melihat Big Mom yang
pergi ke medan perang dan melihat kericuhan peperangan itu, dia bingung dengan
apa yang terjadi, diliat bahwa banyak orang yang berubah jadi Zombie yang seakan
beku karena terkena virus yang dibuat oleh Queen.
Di dalam Dome “Live Stage” terjadi
kejar-kejaran diantara Zoro dan Drake yang mengejar Apoo, Apoo pun terlihat
sangat kewalahan untuk menangani Zoro dan juga Drake sekaligus dan menyalahkan
Queen yang dia rasa sangat gila karena dia ngebuat anak buah nya sekalipun
terkena virus yang dibuatnya.
Pasukan kaido yang terkena virus
Queen itu meminta Antibody dan mempertanyakan apakah mereka teman ataukah lawan
dan meminta bantuan dari Apoo, tapi ternyata Apoo menyerang anak buah Kaido
yang seharusnya jadi aliansi nya.
Apoo pun kerepotan untuk menahan serangan
Zoro dan Drake dalam waktu yang bersamaan, tujuan Zoro adalah hanya untuk memback-up
Kinemon dan yang lain nya yang sedang bertarung dengan Kaido sedangkan Drake
memang sedari dulu tidak menyukai Apoo. Dari kejauhan Queen memperhatikan
pertarungan mereka bertiga dan merasa kesal dengan Drake yang beralih sisi
menjadi sekutunya Aliansi Topi Jeram dan Sembilan samurai sarung merah ketika Drake
ternyata ketahuan menyusup kedalam Bajak Laut Binatang Buas sebagai mata-mata rahasia
nya Marine.
Queen pun menyadari ialah Zoro
dan juga menyadari keberadaan dari Sanji, menurut dia sebuah ide yang bagus
untuk menyingkirkan 2 petarung terkuat dari Bajak Laut Topi Jerami sedini
mungkin. Queen juga gak nyangka kalau anak dari Vinsmoke Sanji adalah bagian
dari Bajak Laut Topi Jerami.
Menarik, seperti nya Queen kenal dengan
Judge. Seperti nya mereka punya cerita, kalau mau cocoklogi kita bisa
mengasumsikan hal yang sama diantara Queen dan Judge yaitu dibidang ilmu
pengetahuan. Queen yang dikenal sebagai jenius karena punya kemampuan untuk
membuat senjata-senjata yang menakutkan dan juga Virus yang membuat nya dikenal
sebagai Queen si wabah dan kemampuan Vinsmoke Judge yang sudah kita tau dalam
Arc nya Whole Cake Island dimana ilmu pengetahuan adalah kekuatan utamanya. Kesamaan
diantara Queen dan Judge bisa jadi adalah sebuah cerita mereka pernah bertemu
atau bahkan bekerja sama dulu. Let’s see, itu cuma asumsi cocoklogi gue karena
adanya beberapa kesamaan aja.
Disisi lain ada Chopper yang
menghawatirkan Brook terkena virus yang disebarkan oleh Queen, dan ternyata
Brook gak sama sekali terpengaruh oleh virusnya karena dia gak punya kulit,
aliran darah dan juga panas dalam tubuh karena dia hanyalah sebuah tulang sedangkan
sekeliling nya berubah menjadi monster.
Namun ketika Chopper berpikir tentang
cara kerja virus ini dan memperhatikan suasana sekitar, Robin ternyata bertanya
ke Chopper “ada apa dengan tanganmu?” yang ternyata Chopper pun terkena virus
tersebut secara gak sadar.
Di sisi lain adalah pertarungan
diantara Ulti, Page One dan Usopp, yang mana Usopp terlihat bisa mengimbangi
mereka berdua dan memberikan serangan kepada Page One dengan “Bamboo Javelin”
dan menjebak Ulti di dalam “Green Star”.
Ternyata Page One bisa
menyelamatkan Ulti yang terperangkap didalam mulut tanaman Usopp, serangan itu
gak cukup kuat untuk menghadang Ulti sehingga Ulti pun bisa menyerang balik
Usopp dengan “Skull Cannon” nya. Ulti yang mengadukan kepala nya dengan Usopp
dan membuat tulang kepala nya Usopp retak dan terlempar jauh.
Gak jauh dari situ ada Nami yang
tergeletak dengan darah yang bercucuran, melihat Usopp di serang oleh Ulti.
Shit buat ngeliat nami bisa kalah dengan luka yang segitu banyak, I feel bad. Secara
dia bukan orang punya daya tahan tubuh untuk menahan damage yang luar biasa
kaya Trio koplok Luffy, Zoro dan Sanji. Di Punk Hazard ketika Nami berada di
tubuh sanji pun dan terkena serangan, Nami rasa itu gak terlalu sakit karena
tubuh Sanji yang begitu kuat. Untuk Zoro kita tau segimana monster daya tahan
tubuh dia sewaktu ngelawan CP9 dan juga bertahan dari Bartholomew Kuma di akhir
seri Thriller Bark. Untuk Luffy kita tau seberapa tahan dia ketika melawan
Katakuri yang punya stamina gak kalah buas dan akhir nya menang.
Nami pun merasa takut dan memohon
supaya Ulti gak ngebunuh dia, ulti yang keliatan kesel karena ngeliat kapten nya
Nami dia bakal ngalahin Kaido dan jadi Pirate King karena ulti yakin gak akan
yang bisa ngalahin Kaido si Monster dan Cuma Kaido yang akan jadi Pirate King. Nami pun meminta maaf dan bilang kalau memang kapten
nya itu hanyalah orang idiot dan meminta jangan membenturkan kepalanya lagi ke
Nami karena Nami tau dia bakal mati.
Karena permintaan nya Nami itu,
Ulti minta nami untuk bilang kalau kapten nya gak bakal pernah jadi Pirate
King. Keliatan Nami pun terlihat ketakutan dan menuruti keinginan Ulti kalau
dia ingin bilang “Ya, Luffy gak akan pernah bisa jadi Pirate King”.
Usopp yang tergeletak setengah
sadar pun merasa gak masalah untuk berbohong, karena udah sampai sejauh ini dan
malah mati.
Tapi ternyata, Nami yang terlihat
menangis dan dahi nya berlumuran darah karena sebelumnya menerima benturan
kepala dari Ulti, secara mengejutkan dia tetap bilang “Dia bakal jadi Pirate
King, Pasti”
Ulti pun kesal mendengarnya
karena walaupun sudah kalah dan terpojok dia masih saja yakin membantah dan
yakin kalau dia memang bisa jadi Pirate King, Usopp pun kaget denga napa yang
nami katakan dan berteriak pada nami untuk kabur secepat mungkin.
Nami pun melanjutkan kata-katanya
“Pasti dia akan menjadi Pirate King” dengan tangisan yang semakin besar. Tapi tanpa
diduga Ulti pun diserang dan dimakan oleh anjing yang sebelumnya di jinakkan
oleh Tama dan di naiki oleh Luffy, menyebabkan si Nami terlepas dari genggaman
Ulti.
Dan ternyata benar, yang
mengendarai dan datang menyelamatkan Nami adalah Tama. Chapter 995 ini ditutup
dengan Nami dan Usopp yang kebingungan kenapa Tama bisa sampai dimedan perang
itu, dan Ulti yang tiba-tiba diserang oleh anjing raksasa.
KESIMPULAN
Chapter ini lumayan menarik
karena seperti biasa kita bisa liat seberapa sering member Bajak Laut Topi
jerami sering terpojok dan hampir mati tapi selalu selamat, kalau kata malaikat
maut nya “ih gak jadi lagi, kzl”
Dari dulu kita tau seberapa
terluka nya mereka, mereka pun bisa menang dan akhirnya bisa lolos dari
kematian. Terlepas mereka adalah member dari pemeran utama yang memang akan berat
kalau salah satu nya mati, tapi kita bisa liat gimana dinamis nya keadaan bisa
berbalik.
Di chapter ini kita gak ngeliat
sama sekali pertarungan dari para Samurai Sarung Merah, Neko, Inu yang lagi
bertarung dengan Kaido. Dan kalau dipikir-pikir sebentar lagi One Piece mau
sampai ke chapter 1000 yang tebakan gue nanti bakal ada kejutan besar entah di chapter
1000 ataupun diperkenalkan di akhir chapter 999. Ada banyak rumor bahwa akan
karakter legenda yang dimunculkan Oda diperang Wano ini.
So Let’s See :D

0 Komentar