Komunikasi yang baik
Dari pengalaman pribadi gue, bisa dibilang masalah
relationship itu paling umum akar permasalahan nya itu ada di komunikasi yang
jelek. Sepertinya ini adalah hal yang dialamin semua pasangan dan mungkin lo adalah
salah satu nya, even hampir semua orang ngerasain dan udah banyak contoh nya
tapi kenapa ya masalah ini masih terus muncul.
Bagi gue komunikasi yang baik dalam sebuah hubungan itu
sebuah keharusan, karena hubungan itu ada karena lo dan pasangan, bukan dari lo
sendirian..
Kalau lo gak seneng dengan sesuatu, lo ngerasa ngga nyaman,
lo ga terima akan sesuatu itu tolong diungkapin dan diomongin. Jangan menebar
kode-kodean atau sampe ngambek karena masalah nya juga gak bakal bisa selesai.
Kalau lo terus nunda untuk ngebahas hal-hal yang lo gak suka itu bukan hanya
numpukin masalah, tapi bakal jadi beban emosional juga dan suatu saat lo juga
akan meledak. Kan gak seru kalau ternyata itu adalah masalah yang udah
bertahun-tahun lalu kejadian nya, ditahan-tahan dan ketika ada masalah baru,
masalah lama pun ikutan keluar dan akhirnya lebih banyak masalah yang harus lo
selesaikan dibanding menyelesaikan masalahnya satu-persatu.
Gue juga ngerti kalau gak semua orang punya kapasitas dan
kapabilitas yang sama untuk mengeluarkan perasaan nya secara langsung. Tapi
tolong selalu buat ruang untuk komunikasi.
“Maaf ya, aku gak pinter buat keluarin unek-unek, tapi aku
lagi cari cara gimana buat aku kasih tau ini ke kamu.”
Kasih tau, kalau memang ada sesuatu yang salah dan harus di
perbaiki. Bukan tiba-tiba cabut atau silent treatment.
Sebelum diomongin, bisa juga dicombo dengan cari timing yang
tepat. Supaya dengan suasana yang lebih tenang dan bisa mempermudah cari solusinya
bareng-bareng.
Kenapa? karena komunikasi harus dijalankan saat semua pihak
itu sadar & rasional. Kalo pas salah satunya lagi emosi, ngamuk-ngamuk,
lempar remot, itu dia lagi gak rasional & berpikir secara sadar. Jangan
diajak ngomong saat itu juga. Tunggu sampai dia sadar, dan tenang. Baru
diomongin. Karena kalau lo ajak ngobrol disaat lagi emosi, apapun kata yang
diucapkan gak akan bisa didengar apalagi dicerna.
Dan pasti nya kalau keadaan masih emosi, lo atau dia pasti
juga akan cepet kebawa emosi, kata-kata yang dikeluarin juga gak bakalan
tersusun & bisa nyamber kemana-mana. Kalau orang lagi emosi terus diajak
diskusi pasti dia akan ngerasa “apa sih nih orang bacot”.
Mungkin salah satu cara yang bisa diambil sambil menunggu
emosi mereda, bisa tulis surat ataupun dicatat baru telfon supaya bisa tersusun
apa yang mau diungkapin dan gak kemana-mana pembahasan nya apalagi lupa.
Jangan berlindung di balik quotes “cewe kalo ngomong gapapa
artinya lagi kenapa-napa”.
Karena ada banyak yang berpikiran kalau lelaki itu harusnya
bisa ngerti walaupun tanpa dibilang. Memang ada masalah yang bisa dirasain dan
dimengerti untuk sebagian laki-laki atau bahkan perempuan sekalipun, tapi
laki-laki atau perempuan pun punya kapasitas sampai mana mereka bisa ngerti dan
setiap orang punya kemampuan untuk menangkap masalah pada tahap yang berbeda-beda.
Kalau emang ada mengganjal, langsung aja omongin.
“Kamu gapapa?,”
“Engga. Aku lagi kesel karena kita selalu gagal tentuin waktu
untuk ketemuan, love language-ku itu quality time.”
Bukan lebih enak dan bisa langsung tau akar masalah nya itu dimana?
Pasti ada beberapa hal yang menurut kita itu gak masalah tapi itu malah
menyinggung perasaan pasangan kita.
Gue tau gue bukan yang paling ahli tentang ini tapi setidaknya gue bisa belajar kalau suara hati dan diam itu gak bisa di dengar sama telinga manusia, karena manusia itu bukan tuhan.

0 Komentar