Sungai mereka indah, kenapa sungai ku tidak?


Foto sungai kampung mrican
Foto sungai Kampung Mrican


Barusan gue nonton ada video yang menarik banget menurut gue untuk disimak, banyak pesan dan semangat yang bisa diambil.

Ada sebuah video dari Youtube Channel “CapCapung” yang berjudul “Warga Sulap Selokan Penuh Sampah Jadi Kolam Ikan. Panen Ikan Berlimpah”. Tentu kalau diliat dari judul nya kita semua pasti udah nebak selokan sekitaran rumah itu dibersihkan sehingga keliatan asri. Mungkin memang banyak video yang sudah membahas hal seperti ini dan melakukan yang sama, tapi gue mau nonton untuk ngeliat gimana cara mereka dan apa yang mereka lakukan dari sebelum kali nya bersih dan cara apa yang mereka gunakan untuk “menjaga” nya.

Yes, lebih tertarik untuk tau gimana cara mereka “menjaga” ketika semuanya sudah dilakukan dan menjaga semangat nya untuk tetap menjaga kolam tersebut tetap baik. kenapa? karena gue ada keresahan dilingkungan sekitar gue ngeliat banyak banget kerja bakti yang cuma membersihkan selokan ketika udah datengin masalah seperti bau nya udah nyengat, aliran air nya gak jalan, banyak nyamuk dan masalah lain nya. Setelah dibersihkan dengan gotong royong dan susah payah pun, sudah stop sampai disitu aja bukan gimana kita bisa memanfaatkan jadi lebih berguna lagi dan itupun tetap hitam aja walaupun gak ada sampah.

Masalah paling ultimate setelah membersihkan itu adalah ketika orang-orang disitu akhirnya balik lagi buang sampah ke tempat yang sama, yang ujungnya bakal jadi masalah yang sama aja cuma berulang dan terus-terusan terjadi.

Akankah kita selama nya membersihkan terus menerus sebuah tempat ketika sudah mendatangkan masalah?  kenapa gak menjaga kebersihan nya untuk mendatangkan keindahan dan kenyamanan? Menurut gue menjaga nya akan mendatangkan lebih banyak kebahagiaan tanpa mengurangi kebahagiaan itu sendiri terlebih dahulu, karena kita gak usah capek-capek atau gondok bersihin lagi tapi menjaga sambil menikmati keindahan nya kan, tanpa penyakit, tanpa nyamuk, tanpa bau dan tanpa mengganggu pemandangan.

Memang ini gak hanya peran dari gue aja tapi peran dari semua orang yang ada di lingkungan tersebut, tapi untuk memulainya gue mau membekali diri dengan pengetahuan bagaimana cara yang berhasil yang digunakan oleh orang-orang yang berhasil mengatasi masalah yang sama. Gue ingin menggerakan dan mencapai keindahan yang sama atau bahkan lebih, maka dari itu gue juga harus bisa mengusulkan dan memberi opsi-opsi yang bisa digunakan sehingga bukan jadi keresahan abadi tanpa solusi.

Dari sedikit gambaran gimana keresahan gue barusan, mari lanjut bahas video nya.

Foto perwakilan karang taruna kampung mrican
2 orang perwakilan Karang Taruna, Kampung Mrican.

Jadi diawal video itu ada 2 orang perwakilan karang taruna dari kampung mereka yang tentunya memperkenalkan kampung mereka, kita bisa tau kalau nama kampung nya adalah Kampung Mrican di Jogjakarta. Mereka berdua menyampaikan keresahan yang sama dengan gue yaitu irigasi atau selokan yang penuh dengan berbagai macam jenis sampah yang mana awal nya mereka resah bahwa aliran tersebut ujungnya pasti mengalir ke sawah-sawah yang ada di daerah situ dengan tanaman yang hasil nya dibutuhkan mereka sebagai konsumsi sehari-hari seperti padi dan makanan lain nya, dan mereka resah apakah mereka akan tetap memakan hasil panen yang kemungkinan terkontaminasi dengan segala limbah dan bakteri terus-terusan?

Akhirnya mereka menginisiasi gerakan itu dari bulan Januari sampai April. it’s amazing just 4 months to make it happen, cuma 4 bulan loh. Kalau dipikir memang membersihkan dari sampah aja mungkin sehari selesai, tapi mempelajari gimana cara menjernihkan, menyaring air biar kualitas air nya jadi lebih bagus dan membersihkan dasar lumpur nya juga butuh waktu dan 4 bulan adalah waktu yang cepat menurut gue, jika memang bisa dilakukan lebih baik dan lebih cepat juga akan lebih baik tapi 4 bulan pun itu amazing.

Mereka tuturkan bahwa mereka itu kurang kerjaan yang emang ingin ada sesuatu yang dilakukan, gue bisa relate dengan kondisi ini kenapa karena biasanya gue dan para tetangga atau saudara-saudara terdekat itu selalu berkumpul disatu tempat “basecamp” untuk menghabiskan hari-hari dengan berbagai macam hal bersama, mulai gibah-gibah, makan bareng, begadang bareng, rapat kegiatan tertentu dan lain-lain juga lumayan sering udah kehabisan agenda dan bahan obrolan itu sampai merasa bosan dan mikir “kita mau ngapain lagi”. Ketika ada acara kerja bakti ataupun acara-acara kebersamaan lain nya, teman-teman bersemangat karena memang ada sesuatu yang dikerjakan bersama teman-teman dan saudara-saudara yang bisa ngebuat nya jadi asik dan jadi memori tersendiri. Mungkin ini juga relate dengan kebanyakan orang di kampung-kampung lain yang biasa kumpul-kumpul.

Mereka cerita bahwa sebenernya itu agenda dari kelompok karang taruna yang mulai dari selokan yang ukuran kecil dan merangkul pelan-pelan warga sekitar untuk sama-sama membersihkan selokan itu. langkah yang baik untuk memulai dari yang kecil dan mempersiapkan rencana lebih besar kedepan nya karena yang mereka lakukan pun mereka punya rencana untuk membersihkan lebih banyak lagi selokan di kampung mereka yang tentu nya bisa mereka bersihkan.

Bisa kita simpulkan juga ternyata ada input dari warga bahwa percuma kalau cuma membersihkan, kenapa gak dikasih ikan? Supaya ekosistem nya juga ikut diberdayakan. Keren nya niat baik, akan dibantu dibukakan segala pintu ke jalan yang lebih baik dan banyak kebaikan yang mengikuti.

Dengan swadaya bersama masyarakat kampungnya akhirnya rencana untuk menambahkan ikan itu bisa terwujud dimulai dengan 1 kwintal dengan beberapa jenis ikan.

Foto ikan sungai kampung mrican
Sungai Mrican yang bersih dan banyak ikan nya


Nah untuk point yang gue cari adalah cara menjaga dan mengembangkan, dimana cara mereka menjaga itu dengan cara dibersihkan setiap hari. Tentu ini kita bisa tau bahwa harus ada orang-orang yang bisa secara bergantian menjaga kebersihan lingkungan selokan dan lingkungan nya bersama dan juga peran masyarakat yang mendukung untuk menjaga kebersihan untuk gak sembarangan buang sampah atau mengotori lagi selokan atau lingkungan sekitar nya. Mereka juga ada planning pembersihan nya sekitar dua bulan sekali untuk menjaga kebersihan yang terus-terusan dijaga dan terjaga.

Setelah semua terealisasi dan adanya ikan yang ditambahkan ternyata bisa juga menghasilkan sesuatu yaitu yang ikan nya hanya 1 kwintal terus bertambah dan bisa dipanen. Mereka bilang bahwa semua nya itu dikembalikan untuk warga terlebih dulu baru karang taruna, seperti yang mereka utarakan kalau mereka mengutamakan warga dulu. Dengan bersih nya selokan yang awalnya kotor dan tidak menghasilkan ternyata bisa membawakan berkah juga untuk orang-orangnya, sedikit demi sedikit mengangkat ekonomi warga sekitar, bukan hanya di karang taruna saja.

Keren.

Kita bisa lihat gimana kondisi kampung dan sungai nya sekarang, ini cuplikan yang gue ambil dari video nya.





Kita bisa liat disitu bahwa ada banyak warga yang bisa berjualan disamping selokan nya itu, ada juga cuplikan salah satu pedagang yang menjual pellet ikan untuk ngasih makan ikan-ikan. Mungkin gak hanya satu pedagang tapi kayanya semua pedagang deh,





tapi itu ide yang bagus karena mungkin bisa jadi sarana aktifitas kegiatan di sore hari, bermain dengan anak-anak sembari memberi makan ikan sambil menjadi penghasilan para warga juga.

Kita juga bisa diliat kalau salah satu alasan nya adalah jadi tempat wisata karena antusias dari warga kampung sebelah atau orang-orang yang berkunjung mengapresiasi keindahan nya dengan bercerita atau bahkan posting keindahan nya walaupun kita bisa denger bahwa tujuan mereka sebenernya gak direct buat jadi tempat wisata tapi menjadikan saluran irigasi yang memang sehat dan mereka melihat tempat wisata itu adalah sebagai bonus karena harapan utama mereka adalah menjaga keindahan nya ini untuk anak cucu nya juga bisa menikmatinya kelak.

Semoga untuk warga sekitar juga bisa sama-sama menjaga kebersihan nya bersama-sama juga membantu orang-orang luar yang berkunjung tetap menjaga kebersihan nya sehingga ketika mereka kembali kelak itu adalah tempat indah yang sama atau mungkin lebih baik.

Thank you untuk Youtube Channel “CapCapung” telah membuat mengkemas video nya dengan baik, bisa ditonton jadi sebuah cerita yang bisa memberikan cara, semangat dan bisa jadi influence yang baik untuk banyak orang dan kampung-kampung yang lain nya. Pengambilan gambar nya juga oke sehingga kita bisa ngeliat gimana keindahan nya, bukan hanya sepetak selokan tapi bisa liat gimana cara mereka membangun saung diruang yang bisa diberdayakan, mengatur masyarakat yang berjualan tetap rapih dan tidak berantakan, aktif nya masyarakat menjaga dan banyak nya interaksi yang terjadi disana. Gak lupa juga buat air terjun dibelakangnya yang keliatan bagus banget!

Foto sekitar sungai

Gue bukan aktifis lingkungan, cuma gue cinta lingkungan karena gue ingin menghabiskan hari-hari gue ini dengan kenyamanan, ketenangan dan keindahan yang bisa buat gue bahagia seperti yang pada umum nya semua orang dambakan.

Semoga cerita ini juga bisa jadi sebuah sudut pandang yang baru bagi temen-temen dan bisa mendatangkan niat-niat dan hasil yang sama atau bahkan lebih baik.

*Disclaimer: semua credit hak cipta atau kekayaan intelektual yang terlampir dalam post ini adalah properti milik CapCapung Youtube Channel dan Kampung Mrican, maka dari itu gue menampilkan screenshot tanpa mengcrop informasi dari video nya seperti judul dan timestamp yang bisa dilihat bersama. 

all credit belong to CapCapung Youtube Channel and Kampung Mrican.

Youtube CapCapung

0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript