Untuk para pengusaha dan pelaku bisnis, tetap semangat!

Siapa yang akan nyangka dan pastinya gak akan orang yang berharap untuk mengalami kejadian pandemic dan segala bencana lain nya untuk datang. Dengan segala bencana yang datang di tahun 2020 ini, terutama pandemic corona ini ngebuat hidup Sebagian besar orang atau mungkin semua orang yang ada di dunia kena dampak negative nya. segala aktifitas sekarang berhenti, kumpul dengan keluarga dan teman juga terhenti, mau pergi liburan dilarang, ketemu temen sekolah, kampus dan juga kantor sekarang gak bisa.

Semua sekarang jadi melambat dan terhenti karena adanya pandemic corona ini, ada banyak dari kita yang kehilangan mata pencaharian nya karena dipulangkan oleh kantornya. Begitu juga para pengusaha yang kehilangan penghasilan nya karena toko dan lapak nya sepi pengunjung. Kita semua setuju kalau tahun ini adalah salah satu tahun yang sulit untuk dilalui para pengusaha, bukan hanya pengusaha yang mengalami hal pahit ini tapi disemua lini juga namun dengan kadar yang berbeda-beda.

Ada beban tambahan yang harus diemban oleh para pengusaha yaitu harus bertahan hidup dan juga mempertahankan usaha dan karyawan nya. Semua sektor bisnis terkena imbas dari pandemic ini, dari mulai kuliner, retail, transportasi, bahan sembako dan lain-lain nya itu mengalami kesulitan, gak terkecuali pengusaha besar dan kecil.

Kenapa gue bilang pengusaha itu yang punya beban lebih yang harus diemban, karena kalau bisa diliat secara kasar dari pemerintah sampai buruh atau pekerja itu sama-sama mendesak, ya walaupun pemerintah juga memberikan program-program untuk membantu para pengusaha di dalam situasi kaya gini, pemerintah mengisyaratkan bahwa untuk pelaku usaha jangan melakukan PHK tapi tetap harus membayar gaji serta pemberian THR. Para pelaku usaha sekarang ini pasti sedang kebingungan untuk memenuhi semua nya disaat pemasukan sedang minim.

Untuk para buruh, pekerja dan karyawan yang terkena PHK, mengertilah bahwa itu bukan jalan dan cara yang sebenarnya ingin diambil oleh para boss-boss kalian tapi karena mereka pun hanya ingin menjaga bisnis nya tetap berjalan untuk menghidupi dia dan keluarganya. Bukan waktunya untuk saling menyalahkan tapi mungkin waktunya untuk sama-sama mengerti bahwa kini semua nya sedang susah.

Gak peduli itu pengusaha kecil atau pengusaha besar karena ada banyak pengusaha besar yang jangankan untuk membayar THR tapi untuk membayar gaji nya aja itu kesulitan, ada brand-brand restoran all you can eat terkenal yang pastinya kalian tau dan pernah mencicipi makanannya sekarang sedang struggle untuk membayar gaji-gaji karyawan nya. Mereka sampai mengeluarkan diskon besar-besaran, gratis ongkir sampai menjual raw material mereka berupa frozen food kepada umum agar bisa membayar gaji para karyawan nya, tanpa pikir panjang pun mereka turunkan margin keuntungan nya yang penting mereka bisa menjual barangnya dan bertahan.

Usaha pariwisata pun sangat terpukul dengan adanya pandemic ini, karena semua transportasi sedang diminimalkan dan bahkan diberhentikan entah itu darat, laut dan udara sekalipun semua di stop. Ada banyak sekali kawan yang berkecimpung di usaha tersebut bilang betapa susah nya untuk tetap mempertahankan karyawan, mitra dan usaha nya ini, pokoknya banyak lah alasan nya sampe ada yang tetep masih jualan walaupun dibayang-bayangi penyakit yang bisa menyerang.

“Jualan terus, emang gak takut corona?” buat sebagian orang yang heran dengan pedagang-pedagang yang masih berjualan walau aturan PSBB udah diberlakukan dan diserukan sama pemerintah. Dari alasan yang pelik hingga pelik banget, dari perusahaan besar yang tentu berurusan dengan gaji, THR,biaya sewa dan lain lain hingga usaha rumah tangga untuk keberlangsungan hidup.

Bersyukurlah buat para buruh, pekerja dan karyawan masih bisa bekerja dan menerima gaji bahkan juga masih terima THR dari pekerjaan nya. jangan ngedumel kalaupun emang banyak tunjangan ataupun adanya potongan fasilitas yang berupa uang itu sekarang di potong sementara, jangan banyak prasangka buruk dengan boss kamu untuk tidak kasih uang bonus atau lebih di tahun ini seperti tahun tahun sebelum nya, karena mungkin mereka pun sedang berusaha mengorbankan apa yang mereka punya untuk memenuhi semua kebutuhan kalian. Ada banyak kawan gue yang jual mobil, jual barang berharga mereka untuk menjaga kalian tetap dapat gaji bahkan THR dan pastinya juga banyak waktu usaha dan pikiran mereka tersita untuk itu semua. Memang itu semua adalah sebuah tanggung jawab dari pemberi kerja, tapi ada juga tanggung jawab kita sebagai pekerja untuk menghormati dan juga membantu apa yang dilakukan oleh para atasan dan boss kita untuk menjaga bisnis nya tetap berjalan dan memenuhi kebutuhan banyak orang.

“lah yang penting gue udah bekerja dengan baik, ngga salah dong gue minta bagian gue? kalaupun gue ngga terima hasil dari kerjaan gue, gue resign aja”

It’s okay to think on that way, tapi ada banyak cara dan sudut pandang yang bisa membuat kamu tidak terlalu pusing karena berfokus kepada hal yang buruk, cohtonya bersyukurlah kalian tetap bekerja di tempat bekerja kalian sekarang. kenapa? walaupun memang gak membuat kalian jadi orang yang kaya raya, tapi merekalah yang memberi dan mencukupi hidupmu.

semoga kalian ngga terlalu bodooooooo untuk resign dengan alasan udah gak cocok, udah gak betah disituasi macem gini, 

untuk kalian para pengusaha, semoga apa yang kalian semua jaga dan usahakan selalu dilimpahkan kelancaran sehingga dapat mencapai hasil yang ditargetkan.

Untuk kalian yang memang sudah berada diposisi aman, bersyukurlah dan tetap jaga semuanya selalu aman.

Untuk kalian yang masih struggle dan masih mencari jalan keluar, tetap semangat dan jangan pantang menyerah karena banyak doa dari orang-orang tersayang selalu mengiringi langkah kalian, jangan sampai usahamu kalah dengan doa orang terkasih panjatkan untuk mu.

Untuk kalian para pengusaha yang baru aja memulai bisnis nya untuk pertama kali dan sayangnya mengalami ini semua, jangan tinggalkan usaha mu dan menyalahkan masa sulit ini karena usaha besar sekalipun sekarang sedang sulit tapi lihatlah senior-seniormu yang tetap berusaha berdiri.

Usaha mereka bisa menjadi besar itu bukan karena ditinggalkan.

Ini buka kata-kata dari motivator, tapi hanya sebuah renungan untuk teman-teman pengusaha yang sedang kebingungan atau rehat sejenak karena dibuat lelah oleh semua ini, karena gue pun adalah seorang pengusaha. Pengusaha kecil yang sedang berusaha mengikuti jejak dan semangat para pengusaha besar.

semoga semua musibah ini cepat berlalu sehingga kita dapat berbahagia seperti sediakala dan segala lelah serta usaha dibayar dengan kebahagiaan. Semoga selalu sehat dan tetap semangat!



0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript