Rezeki Tuhan itu luas
Mungkin kamu sekarang merasa
bingung kenapa banyak sekali teman-teman kamu yang hidupnya sekarang jauh lebih
baik dari kamu, serba berkecukupan, sudah menikah bahkan sudah punya anak dibandingkan
kamu yang sekarang masih ngerasa gini-gini aja. Kamu pasti kadang berpikir
kenapa mereka bisa mendapatkan semua itu, padahal dulu kalian sekolah di
sekolah dan kelas yang sama, bermain dilingkungan yang sama, saat bekerja pun sama-sama
bekerja keras dibidang nya masing-masing bahkan kamu merasa kalau pekerjaan
kamu sekarang ini lebih tinggi dan berhasil dibanding mereka tapi kenapa mereka
bisa mendapatkan apa yang kamu belum bisa dapatkan?
Tenanglah, hal ini bukan hanya
jadi masalah dan keraguan kamu sendiri aja karena ini adalah sesuatu yang
dirasakan oleh semua orang, aku pun termasuk. Aku juga merasakan banyak keraguan
untuk ini dan aku pun coba untuk mencari sebenarnya kenapa dan apa sih jawaban
nya? setelah waktu berlalu, hari demi hari terlewati, sedikit demi sedikit akupun
mulai sedikit menyadari bahwa sebenarnya semua orang tau masalah ini karena
banyak sekali artikel dan juga pembahasan mengenai ini.
Banyak teori dan sudut pandang yang
kamu bisa cari dan dapatkan mengenai hal ini, dari berbagai macam sumber. Tapi yang
bisa aku pelajari dan ambil kesimpulan dari banyak cara pandang orang-orang
adalah mereka menilai ini sebagai rasa tidak bersyukur mereka akan nikmat dan rezeki
yang telah mereka dapatkan. Sebenernya itu masalah utamanya dan sudah berpuluh-puluh
mungkin beratus-ratus kali dibahas oleh banyak orang mengenai rasa tidak
bersyukur ini, perbedaan nya adalah sudut pandang nya atas solusi nya.
Kalau masalahnya hanya kurang
bersyukur, tentu jalan keluar yang paling logis adalah untuk bersyukur bukan? Ya,
kebanyakan orang juga menyarankan kita untuk merasa syukur dan cukup. Kerasa simple
banget hanya bersyukur, kegundahan itu semua hilang. Memang banyak orang yang
sudah bisa menyadari bagaimana cara mereka masing-masing untuk bersyukur tapi nyatanya
banyak orang masih tetap berkutat dimasalah yang sama karena mereka bingung
sebenarnya rasa syukur itu cara ngelakuin nya gimana?
Let me tell you mine, mungkin
bukan cara yang paling benar dan paling cocok untuk semua orang tapi ini
berhasil dan sangat berguna untuk diriku sendiri. Jadi aku ingin berbagi, siapa
tau cara pandang ini juga bisa merubah kamu lebih baik lagi.
Yang aku pelajari pertama adalah menyadari
masalahnya, apa yang membuat kamu, aku dan kita merasakan semua ini. Kenapa?
mungkin kamu hanya melihat dan mengerti apa yang kamu inginkan dari orang lain,
bukan cuma satu hal tapi banyak hal. Sebenarnya yang kamu inginkan adalah semua
kebaikan yang didapatkan dari tiap orang, kamu berharap semua kebaikan itu bisa
kamu rasakan juga, setelah berpikir logis bahwa semua yang kamu pikirkan itu
tidak mungkin bisa kamu dapatkan, kamu menurunkan rasa ingin kamu itu menjadi “kalau
bisa dapetin itu gapapa deh, walau ada kurang nya”
Seperti “gapapa ah dapet iphone
second juga, yang penting aku pake iphone.” Walaupun sebenarnya handphone yang
dipunya sekarang udah termasuk smartphone yang mumpuni dan bahkan lebih baik
kualitas nya dibandingkan iphone second.
Setelah aku tau masalah nya
adalah sebenarnya kita yang selalu ingin menjalani hidup dengan penuh hal baik
dan punya semuanya, ya manusiawi karena semua manusia menginginkan hal itu.
Mempelajari jawaban akan lebih
mudah jika kita sudah tau masalah nya apa bukan? Yap, semakin mudah untuk aku
belajar dan menyadari bahwa jawaban nya adalah rezeki Tuhan itu luas dan kita
sebagai manusia punya keterbatasan untuk mengetahui limpahan rezeki yang sudah Tuhan
kasih. Karena kita tidak mengerti, kita pun tidak bisa melihat apa yang sebenarnya
sudah diberikan maka kadang kita suka merasa kekurangan.
Aku yakin sebenernya setiap dari
kita punya rezekinya masing-masing dan cukup, cuma hanya tempat dan waktu nya saja
yang berbeda karena kita hidup dengan alur nya masing-masing dan tentunya
kebutuhan yang berbeda dari satu dengan yang lain.
Lalu kenapa banyak orang yang sekarang
kekurangan rezeki? mungkin memang kita tidak mengerti apa yang sedang lalui sekarang,
entah memang rezeki yang diharapkan sebenarnya sudah disiapkan diwaktu yang
lebih tepat dimasa yang akan datang, atau sebagai pembelajaran untuk
orang-orang yang menelantarkan limpahan rezeki yang sudah diberikan bahwa semua
itu adalah rezeki yang seharusnya dijaga. karena hidup kita berbeda, maka
harusnya kita pun fokus pada rezeki kita sendiri bukan rezeki yang orang lain
dapatkan.
Rezeki Tuhan itu luas. Jika
mungkin kamu merasa bahwa pasangan orang lain itu lebih rupawan dari pasangan
kita, mungkin kamu diberikan rezeki pasangan yang sangat baik hati hatinya,
lembut tutur katanya, santun perilakunya dan sangat menenangkan hati
dibandingkan orang yang kamu pikirkan lebih baik rupanya. Lebih berbahagialah
kamu, karena tidak semua orang hingga orang yang rupawan sekalipun bisa menjaga
amanah untuk menjaga kebahagiaanmu bahkan memberikan kebahagiaan yang lebih lagi
untukmu.
Jika belum ada rezeki hari ini
atau pun besok, bersabarlah dan tetaplah berusaha karena mungkin jalanmu menuju
rezeki sebenarnya sudah 80% namun kamu terhenti oleh keraguan, kamu sebenarnya
tidak bisa melihat dimana ujungnya yang sebenarnya itu sudah dekat. Mungkin rezeki
yang lebih baik dan melimpah ada di ke esokan harinya. Walaupun lelah namun
rasa itulah yang akan membuat rasa bahagia akan lebih memuncak ketika akhirnya
rezeki datang, sehingga kamu menjadi lebih tau untuk tidak berhenti berusaha.
Jika belum ada rezeki dalam uang
ataupun benda berharga, mungkin kamu diberikan rezeki dengan limpahan Kesehatan
dibanding mereka yang tidak menikmati gelimangan harta dan rezekinya karena tidak
mampu untuk bangkit dari tempat tidur.
Jika belum ada rezeki untuk
mendapatkan rumah yang mewah dan besar, mungkin kamu diberikan limpahan rezeki
dalam bentuk makanan yang tidak pernah putus.
Jika belum ada rezeki kendaraan mewah,
mungkin kamu sekarang diselamatkan dari segala permasalahan yang sebenarnya
belum mampu untuk kamu pikul dan selesaikan sekarang, seperti diselamatkan dari
kendaraan yang selalu menimbulkan masalah sehingga dapat menambah bebanmu hari
ini dan esok. Berbahagialah bahwa kamu sebenarnya diselamatkan dari biaya perawatan
dan mahal dan belum siap kamu pikul dan hadapi sekarang.
Jika belum ada rezeki untuk
mendapatkan buah hati, mungkin kamu sekarang sedang dilimpahkan rezeki dalam
bentuk umur pasangan dan bapak ibu yang sehat jiwa raganya sehingga dapat
menemani dan membantumu sampai nanti akhirnya sang buah hati datang kedalam kehidupan
kalian.
Sebenarnya ada banyak sekali
rezeki yang hadir di hidup kita, cuma keterbatasan dari manusia untuk belajar
dan mencoba untuk menyadari bahwa semuanya itu sudah ada dan sudah disiapkan. Mungkin
yang harus perbanyak kita lakukan sekarang adalah belajar, karena sebenarnya
kita jauh dari kata tau.
Disclaimer: Ini bukanlah sebuah
kata bijak atau nasehat dari orang suci bak malaikat, namun ini adalah
sebuah renungan dari seseorang yang masih belajar karena mungkin banyak yang
belum aku tau. Dengan berbagi mungkin aku bisa lebih menyadarkan kamu tentang
semua ini dan melepaskan sedikit bebanmu, atau mungkin ternyata kamu yang mempunyai
lebih banyak rasa syukur yang bisa diajarkan, diceritakan dan dibagikan padaku.

1 Komentar
Mantaaaaaapppppp....
BalasHapusCarilah kebahagiaan di dalam dirimu...