Bingung mau ngapain waktu lockdown? Cari uang online aja!
![]() |
| illustration by huffpost.com |
Udah lewat dari sebulan kita jalanin PSBB, udah sebulan kita dirumah aja. Pasti udah banyak orang yang awalnya seneng bisa dirumah dihari kerja tapi lama kelamaan jadi bosen juga di rumah terus, banyak juga yang udah keabisan to do list dan ide untuk dilakuin lagi. bengong, bingung “mau ngapain lagi ya”
Apalagi buat temen-temen yang
sekarang masih belum punya pekerjaan atau sedang part-time pasti lagi gak ada income
karena semua lagi dirumahkan dan Work From Home. Proses perekrutan
perusahaan-perusahaan pun lagi diberhentikan.
Nah buat temen-temen yang bingung
dengan itu semua, beberapa post kedepan gue akan sharing mengenai beberapa hal
yang mungkin bisa berguna dan ngebuat temen-temen jadi lebih produktif, semoga
aja :>
Untuk yang pertama ini gue akan
bahas mengenai bagaimana caranya dan dimana tempatnya untuk temen-temen bisa
bekerja dari rumah menghasilkan uang dari dunia maya atau digital, bisa
bermodalkan smartphone sebenernya tapi bakal lebih optimal dan membantu kalau temen-temen
punya laptop.
Bingung mau ngapain waktu lockdown
dirumah? Cari uang online aja~
Jadi yang gue maksud kerja disini
adalah kita sebagai freelance di dunia digital, ada banyak pekerjaan dan
kebutuhan di dunia digital dan bisa di diskusikan, di kerjakan lalu di
selesaikan secara online juga tanpa harus bertemu secara fisik.
Dan sekalian juga gue share tempat
yang kalian bisa ngejual produk digital berupa footage video ataupun foto.
Cara ini bebas dari MLM, referral,
trading bitcoin saham dan forex, ataupun kedok-kedok yang lain. ini murni jual
jasa secara digital aja.
Let’s go daripada banyak
cangcingcong mari kita mulai dan tenang gue bakal ceritain semua dengan Bahasa yang
sesimpel mungkin.
1. Fiverr.com
Fiverr itu marketplace atau ya
mall online lah seperti Tokopedia, bedanya itu Tokopedia tempat jual barang atau
sesuatu yang memang ada bentuk nya kalau Fiverr ini jual jasa. Sistemnya juga
sama, ada pembeli dan penjual dimana pembeli bisa nyari jasa yang mereka butuhin
atau istilah nya “minta bantuan untuk dikerjakan” ke para penjual jasa yang
memang menyediakan jasa tersebut. untuk para penjual jasa juga bisa ngelapak
untuk ngejual jasa sesuai dengan skill yang mereka punya, kalau di Tokopedia list
barang yang dijual itu “katalog produk” nah di Fiverr ini “Gigs”.
Di Fiverr temen-temen bisa
ngebuat “Gigs” ini menjadi beberapa “package” atau istilah gampang nya itu
jenis jasa yang ditawarkan, semakin rumit jasa yang temen-temen tawarkan itu
semakin tinggi juga rate nya. contohnya temen-temen nawarin jasa Voice Over
dengan 3 Package, Noob, Intermediate, Pro. Dimana untuk Noob itu spesifikasinya
bisa voice over maksimal sampai 15 detik dengan harga 5$, untuk Intermediate
itu sampai 30 detik dengan harga 15$ dan package Pro itu sampai 1 menit dengan
harga 30$ atau mungkin dengan 50$ dengan menggunakan aksen tertentu.
Semua bisa temen-temen atur untuk
tingkat kerumitan dan juga harga yang ditawarkan. Kurang lebih sama kan kaya
ngatur varian produk Ketika jualan di Tokopedia atau shopee? Cemilan rasa
balado ukuran normal harga sekian, ukuran besar harga sekian, pake 2 bumbu
nambah sekian. Kurang lebih kaya gitu.
Di Fiverr ini ada banyak banget kategori
jasa yang bisa temen-temen tawarin dan pembelinya itu dari seluruh dunia, jadi
kemungkinan untuk dapet pelanggan juga besar.
![]() |
| Contoh kategori di Fiverr |
Nah kalian bisa liat sendiri dari
satu kategori “Graphic & Design” aja itu udah banyak banget jenis jasa yang
related dengan Graphic & Design, itu baru 1 kategori aja belum yang lain.
kalian tinggal pilih aja mana aja jasa yang bisa kalian pilih sesuai dengan
keahlian yang kalian miliki.
Untuk cara pake nya? gampang kok,
tinggal coba aja sendiri nanti juga ada panduan dan pasti gampang buat
dimengerti, dan jangan lupa untuk baca syarat dan ketentuan untuk menggunakan
fiverr ini. Menurut gue sih coba aja pelajari yang paling penting itu Kapan ketentuan
order harus dipenuhi, kemungkinan pelanggaran dan punishment nya apa dan juga
sistem pembayaran, karena setau gue fiverr ini fee nya lumayan gede yaitu 20%
tapi it’s okay buat dipelajarin dan jadi salah satu alternative buat kalian dapetin
uang.
Fee nya segede itu emang ada yang
mau pake fiverr? Udah banyak jutaan order di fiverr, dan banyak orang yang
dapet banyak duit walau kerjanya dari rumah aja. bahkan temen gue ada yang ngelapak
di fiverr disangka ngedukun, keluar rumah jarang tapi banyak duit.
2. Website
Freelance local sejenis Fiverr
Nah untuk temen-temen yang masih
ada keterbatasan dengan Bahasa inggris ataupun kurang mengerti bagaimana
mengelola dan menerima pemasukan dengan menggunakan mata uang dollar, di Indonesia
pun banyak website sejenis yang temen-temen bisa gunakan. Semuanya hampir sama
sistemnya, caranya dan tujuan dari websitenya pun sama dengan Fiverr,
mempertemukan penjual jasa dengan pencari jasa namun ini ruang lingkup nya
nasional. bedanya website fiverr atau dengan website freelance local/international
itu ketentuan dan aturan nya aja pada masing-masing website yang kalian harus
pelajari apa do and don’t nya.
Ada juga perbedaan beberapa dari website yang mau gue sebutkan dibawah ini, yaitu kalau fiverr dan beberapa website itu menjual jasa untuk mendapatkan keuntungan (seller yang mendapatkan income) nah ada beberapa lagi juga yang mengerjakan jasa untuk mendapatkan keuntungan (buyer/pekerja yang mendapatkan income) karena ada pihak pihak atau orang (seller) yang butuh bantuan untuk mengerjakan kebutuhan mereka, kebalikan dari fiverr yang mana (buyer) yang membutuhkan jasa.
Ada juga perbedaan beberapa dari website yang mau gue sebutkan dibawah ini, yaitu kalau fiverr dan beberapa website itu menjual jasa untuk mendapatkan keuntungan (seller yang mendapatkan income) nah ada beberapa lagi juga yang mengerjakan jasa untuk mendapatkan keuntungan (buyer/pekerja yang mendapatkan income) karena ada pihak pihak atau orang (seller) yang butuh bantuan untuk mengerjakan kebutuhan mereka, kebalikan dari fiverr yang mana (buyer) yang membutuhkan jasa.
Untuk list nya temen-temen bisa
langsung silaturahmi aja ke website nya:
a.
Project.co.id
b.
Fastwork.id
c.
Freelancer.co.id
d.
Sribulancer.com
3. Jual
foto dan footage video
Nah kalau 2 poin diatas itu kan
kita ngejual jasa yang mana emang jasa nya aja yang dijual tapi belom ketauan
produk dan hasilnya itu seperti apa karena akan berbeda-beda hasilnya sesuai
dengan permintaan. Kalau untuk yang ini produknya udah ada, misal kalian jago foto
dan foto-fotonya punya meaning dan estetiquee yang tinggi kalian bisa jual foto
itu dan mendapatkan uang.
Pasti ada yang ngeyel, “SIAPA SIH
YANG MAU BELI FOTO? DOWNLOAD AJA BISA”
Ada banyak orang yang bisa
ngasilin ribuan dollar dari foto, karena banyak aspek dan kerumitan dari
masing-masing foto seperti ada momen yang gak bisa semua orang dapetin.
contohnya gini tong, kalian foto
nih jalan tol dengan gambar yang gusrek burem goyang goyang gitu karena naek bis
antar kota yang ngebut kejar setoran, meaning nya pasti beda nya foto jalan tol
yang difoto dengan well prepared gunain gimbal dan mungkin suatu alat yang buat
foto nya jadi gak burem karena goyang, bersih jernih, belom lagi nilai estetika
nya kaya fotonya angle nya pas ditengah dan warna nya itu gonjreng dan bagus. Terus
apa bedanya kedua foto itu? beda dong, foto yang bagus itu bisa digunain
disebuah article atau sebuah informasi yang mau ngegambarin ilustrasi arus
mudik misalnya. Dengan semua detil foto yang bagus dan usaha yang dikeluarkan
untuk menghasilkan foto yang mempunyai makna itu ada harganya.
Kalau kalian bilang “tinggal
download di google” berarti kalian gak menghargai usaha dari si pemilik foto,
gue yakin kalau kalian disuruh ke jalan tol ngeluarin ongkos terus coba foto
sampe bagus juga pasti ngedumel, apalagi udah capek-capek hasil nya bagus
dicomot sama orang dan malah orang lain yang dapet uang, kesumat pasti u.
Ilustrasi nya kaya di acara tv
yang tentang hewan, national geographic buat dapetin foto estetik harimau lagi
lari? Mereka nginep mingguan sampe bulanan bosss di hutan ngabisin perbekalan,
tidur di gigit nyamuk dan bisa aja di gigit harimaunya sendiri. “ah foto macan
doang” coba sono u ke utan, paling demam berdarah. Gak ada tukang nasi goreng
mangkal apalagi indomaret.
Nah gak beda juga dengan video,
semua ada harga dibalik usaha yang mereka dapatkan untuk mendapatkan sebuah
footage/potongan/klip video. Peralatan dan segala macemnya itu lah.
Ditanya lagi “INI LAGI, SIAPA YANG
MAU BELI VIDEO. TINGGAL DOWNLOAD AJA” sini brantem la sama w, w jambak lambe u.
Video macem apa sih yang dijual? Kaya
misal pemandangan dari drone tentang keadaan Jakarta lagi macet, bisa aja digunain
untuk ngasih tau info kemacetan ataupun video narasi nyeritain tentang
kemacetan.
U kira beli drone mureh?
“tapi ada juga yang share gratis
kok, mereka gak pelit.” Bukan gak pelit bodoo, mereka kasih share itu dengan
kata “Free Copyright” bukan hanya untuk semata-mata jadi babu kalian tapi
mereka memang ingin berbagi klip yang mereka anggep memang tingkat kesulitan pembuatan
video nya itu tidak terlalu tinggi. Untuk keperluan apa? Bisa aja untuk materi
pembelajaran dan lain-lain. walaupun gratis juga mereka ingin meningkatkan
exposure dengan menukarkan video gratis melalui credit, kalian bisa pake dan
ambil videonya tapi tolong cantumkan siapa pembuat nya sehingga nambahin
exposure si creator. Harapan nya dengan mengetahui nama creator nya, orang
bakal menghubungi si creator untuk menggunakan jasa nya demi film yang lebih
baik dan lebih bagus lagi sesuai dengan kebutuhan.
Untuk video ini kurang lebih sama
dengan Gigs nya Fiverr, kalian bisa menjual produk foto dan video sesuai dengan
kualitas dan kerumitan foto.
Misal untuk kualitas video HD 30$,
FullHD 60$, 2K 80$ dan 4K 100$
Untuk kualitas foto sesuai dengan ukuran Pixel nya. karena ada
kebutuhan untuk di zoom atau tidak, kebutuhan cetak sticker dengan baliho juga
beda kan ukuran nya. makin gede foto makin gede pixel yang dibutuhkan biar gak
pecah-pecah kaya hubungan situ sama doi. Contoh nya kaya gini
![]() |
| Contoh pilihan kualitas yang ditawarkan untuk sebuah foto |
Nah pertanyaan 1 juta dollar nya,
dimana tempatnya?
1. Untuk
Foto:
a.
Fotolia.com
b.
Shutterstock.com
c.
Dreamstime.com
d.
iStockphoto.com
e.
Demandmedia.com
2. Untuk
Video:
a.
Shutterstock.com (bisa jual video juga)
b.
Stockshot.id (lokal)
c.
Stock.adobe.com
d.
Pixabay.com
e.
Videvo.com
Sebenernya ada banyak banget cara
untuk dapetin uang dari digital kaya isi kuisioner online, coba aplikasi, baca
berita berbayar, nonton video berbayar gitu-gitulah. Banyak banget yang udah
gue cobain untuk nyari duit, ya namanya juga pengen kaya makanya gue cobain
semua nya tapi ya gitu deh banyakan zonk wakakakaka capek nya doang. Dari sekian
banyak tempat yang gue temuin, memang menghasilkan tapi banyak yang gak sepadan
dengan waktu dan tenaga yang dikeluarkan. Memang menjual itu cara paling ampuh untuk
datengin uang, entah barang atau jasa. Dari sekian banyak trial and error yang
gue lakuin, 3 point diatas itu “salah beberapa” cara yang paling masuk akal dan
worth it yang temen-temen bisa pertimbangkan untung dapetin uang selain menjual
produk fisik seperti barang elektronik atau makanan.
Semoga tempat diatas bisa berguna
untuk temen-temen menghasilkan uang dan mengisi waktu luang atau bahkan bisa
asah kemampuan temen-temen untuk jadiin track record skill kalian lebih ciamik
dengan portofolio yang bejibun.
Disclaimer: ini semua hanya
rekomendasi dari pengalaman, bukan saran mutlak atau cara absolut yang bisa
kalian ambil. Pilih lah yang paling sesuai dan paling kalian nyaman.
Untuk post-post selanjutnya gue
bakal coba sharing hal-hal yang bisa temen-temen lakuin untuk mengisi waktu
dikala lockdown ini, banyak banget hal yang menarik yang bisa dilakuin selain
berjualan ataupun content creator yang butuh beberapa waktu untuk dapat persetujuan
program advertising program atau iklan di video kalian.
Semoga bermanfaat, tetep jaga Kesehatan
dan salam cuwann~



0 Komentar