Tentangmu
aku coba untuk mencoba ngelupain semuanya dengan bertemu orang-orang baru dengan harapan aku bisa ngelupain segala tentang kamu dan kita. Aku sebenarnya bukan orang yang suka dengan keramaian tapi aku memaksakan diri karena aku lelah untuk terbelenggu pada segala hal tentangmu ketika aku sendirian, semuanya datang dengan mudah.
aku menghabiskan siang dan malamku dengan banyak orang-orang baru, dan aku bisa melupakan segala tentangmu sejenak saat aku bersama mereka, ya walau hanya sejenak tapi aku gak merasa terbelenggu.
tapi aku gak ngerti, kenapa walau aku bersama dengan mereka aku akan selalu kembali merasa terbelenggu ketika menempati atau melewati semua tempat yang pernah kita kunjungi. entah sengaja atau gak, aku duduk ditempat yang sama persis saat waktu itu aku menghabiskan waktu denganmu hanya saja bukan kamu disampingku. kenapa aku gak bisa tertawa terbahak-bahak seperti mereka semua? bukankah ini cuma tempat?
selain dimanapun, aku heran kenapa kamu bisa muncul kapanpun. semua tempat hiburan dimana seharusnya aku bisa ngelupain segala masalah ku sejenak malah memutar lagu lagu yang dulu kita dendangkan berdua, lagu-lagu uplift bright dan happy itu selalu ngebuat aku sedih.
di dalam perjalanan pun kamu bisa dengan egoisnya muncul tiba-tiba dipikiranku yang membuatku mengingat di jalan ini dulu aku berjalan denganmu membahas segala hal yang terlihat, pohon, lampu merah, restoran, awan dan masa depan.
kulihat sebelah kanan, kenapa aku bisa melihat aku berada disana menyantap sebuah kentang goreng dan juga es krim. Dengan jelas aku bisa liat kamu tertawa karena aku yang berlagak menjadi bodoh untuk menghiburmu, walau sekarang aku menjadi benar-benar bodoh untuk membayangkan semua itu dari kejauhan.
sayangnya aku gak bisa selalu bersama dengan teman-teman baruku karena mereka punya dunia nya sendiri. aku kembali merasa takut karena disaat mereka semua pergi, pikiranku kembali berkutat dengan segala hal tentangmu.
di ruang tamu ini aku menghabiskan waktu untuk berbincang denganmu, di dapur ini kamu membuatkan makanan untuk kita berdua, di kasur ku ini aku menyanyikan sebuah lagu dengan gitar ku untukmu dan berakhir dengan beradu cumbu menunggu matahari pulang ke singgasana nya.
sebenarnya aku ini bodoh atau apa? aku bingung aku ini lagi coba berusaha untuk ngelupain kamu tapi hanya berakhir melewati segala sesuatu yang selalu mengingatkan aku padamu, seakan bayangmu jadi terasa nyata, seperti kamu masih ada disini denganku.
bukan suatu hal yang bisa aku mengerti, kenapa semua itu bisa terjadi dan apa sebenarnya yang harus aku lakukan untuk menghilangkan semua ini dari hidupku?
kenapa begitu susah untuk ku? aku iri denganmu yang bisa membuang segala cerita tentang kita dengan sangat mudah.
-Unknown thoughts on 2017-

0 Komentar