Tentang semua

Tanpa kutahu semesta menghantarkan dirimu padaku, dengan sapaan lembut yang kau lontarkan menghadirkan engkau di hadapanku. sebuah suara yang sangat amat familiar yang kulupa, terdengar hingga hatiku mendengarkan nya dan menyadari itu adalah dirimu.

Kulihat wajah yang dulu selalu bersandar dipundak ku,
Kulihat rambut yang dulu jemariku jelajahi,
Kulihat mata yang dulu membuat kalbu ini damai,
Kulihat senyum yang dulu bisa menghentikan waktu tuk tidak berlalu,

Semua hal yang ada padamu membawa segala keindahan yang candu itu kembali, semua rasa kembali bisa kurasakan ketika kau ada, tanpa sedikitpun bisa kubendung setelah waktu yang bergulir begitu lama.

Dan semesta hanya mengizinkan ku tuk melihat senyum yang dulunya adalah milik ku, hanya sejenak lalu kulihatnya ia pergi.

Aku tidak bisa menahan suara tentangmu yang selalu terngiang ada tanpa adanya dirimu, yang membuat hatiku tersiksa mencari adanya dirimu ketika melihat pikiranku yang hanya berisikan tentangmu.

Apakah ia mendekap hatimu dengan erat? Apakah ia mengecup ragamu dengan sejuta rasa?
Seperti yang kulakukan dulu.

Mataku hanya bisa melihatmu menapakan kaki lebih jauh, yang membuat hatiku melontar harap tuk menyayangi dirimu sejauh ketika hatiku merindukan hatimu selalu.

Kamu mungkin tidak bisa mendengar lagi segala suara yang ada dihatiku tuk mengerti, walau waktu yang sudah berjalan jauh meninggalkan segala yang telah berlalu, semesta tau hatiku hanya punya satu tempat untuk dirimu bertahta.

-Unknown thoughts on 2018-

0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript