Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1439 H




Awal puasa 1 Ramadhan 1439 H jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Hal itu berdasarkan keputusan pemerintah seusai menggelar Sidang Isbat.

Puasa di Bulan Ramadhan adalah salah satu bagian dari lima rukun yang ada dalam Agama Islam. Dengan demikian, satu di antara hal yang menjadi identitas seorang muslim yang beriman adalah dengan menjalankan ibadah puasa.

Dimana-mana umat Islam seluruh dunia merayakan dengan suka cita bulan ramadhan. Berbagai cara yang biasa dilakukan umat Islam dalam rangka menyambut bulan suci dan penuh ampunan ini.

Bulan Puasa, adalah bulan yang sangat aku rindukan kedatangan nya. bulan yang dimana selalu banyak sekali wujud cinta dari dan kepada sesama makhluk, kesempatan berlipat-lipat yang diberikan oleh-Nya, kesempatan yang selalu diberikan untuk membuat diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Aku memang belum menjadi umat yang baik, banyak waktu shalat ku yang bolong karena tergoda kemalasan, mengesampingkan karena sesuatu hal, dan tekad yang masih gampang goyah. Aku pernah berjalan jauh meninggalkan “track”, aku pernah membenci Sang Pencipta karena diantara makhluk ciptaan nya, yang membuatku benci untuk berdoa karena semua usaha dan doa-ku dijawab dengan realita yang berlawanan dengan doa yang aku lontarkan dalam resah, kebingungan juga air mata yang mengiringi teriakan dari hati yang tak terbendung. Hampir selama 1 tahun penuh menjadi umat yang nakal, selalu menolak untuk merendahkan hati untuk kembali mengadu dan memohon.

Tapi semakin lama ku jalan terlalu jauh, aku sadar hanya lemahnya daya pikir dan tingginya ego ku yang melimpahkan semua kesalahan itu akibat kesalahan-Nya, bukan sebagai kesalahan ku sebagai pribadi yang masih memiliki kekurangan dan ketidakmampuan ku untuk berpikir dan juga bertindak.

Membuat keadaan ku menjadi semakin buruk dan segalanya menjadi berantakan, penuh dengan keraguan, prasangka buruk serta ketidak tenangan dalam melakukan apapun karena aku berjalan kencang di jalan yang salah.

Tapi dalam Bulan Ramadhan yang lalu, ketika aku sudah terlalu jauh melangkah, pada bulan ini lah aku merasa semua nya sangat spesial. Banyak nya kasih sayang yang selalu aku bisa lihat dan rasakan di setiap momen, banyak nya kepedulian, terjalin nya kembali tali silaturahmi yang sebelumnya renggang yang eratkan oleh bulan Ramadhan.

Dengan itu aku merasakan bahwa gusti Allah selalu memberikan kasih sayang nya, perlindungan nya, kepedulian nya terhadap makhluk nya dengan berbagai cara yang kita kurang pahami dan mengerti. bukan aku yang dapat hidayah untuk bertaubat seperti cerita cerita sinetron, tapi aku merasakan damai nya bulan Ramadhan yang membuat ku bisa berpikir jauh lebih tenang dan jernih. Apakah aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik?

Ternyata banyak sekali cinta dan kasih sayang yang aku terima dan rasakan, dan kenapa aku harus mengabaikan semua nikmat itu?

Mungkin aku yang keliru mengartikan keadaan?
Mungkin aku yang keliru untuk menyikapi?
Mungkin aku yang keliru untuk bertindah dengan pikiran yang salah?
Mungkin aku harus belajar jauh lebih dalam tentang diri ku sendiri?
Apakah karena ketidakbaikan ku kepada sebagai pribadi yang menjadi pemicu ketidak baikan yang aku terima?

Aku ingin tau semua jawaban nya.

Aku pun berusaha untuk menelusuri satu persatu, mencoba memperbaiki apa yang seharusnya diperbaiki dan apa yang masih bisa aku perbaiki.

Sampai saat ini,

Aku memang belum menemukan jawaban untuk semua pertanyaan ku itu, tapi aku mulai tau apa yang harus aku cari.

Aku memang belum menjadi pribadi baik tapi aku masih mencoba untuk selalu berusaha memperbaiki itu semua sedikit demi sedikit.

Dan semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi serta menemukan jawaban nya ketika dan sudah melewati Bulan Ramadhan ini.

Semoga di bulan Ramadhan ini aku dan juga kalian menjadi pribadi yang lebih baik lagi, aku yang selalu menginginkan sekelilingku dalam keadaan yang baik dan semakin baik. Untuk keluarga ku, saudara ku, sahabat ku, guru ku, ataupun dirimu yang nanti akan jadi “kamu-ku” yang selalu aku lampirkan doa tuk selalu di lapangkan hatinya, diluaskan dan dilimpahkan rezekinya serta kebahagiaan nya, jauhkanlah dari segala penyakit, selalu dimudahkan urusannya, selalu dijauhkan dari fitnah dan prasangka keji dan jahat, dan diterimalah segala amal ibadahnya, serta jadikan ia sebagai penghuni surga-Mu.

Maafkan aku yang selama ini menjadi anak, saudara, sahabat, murid yang luput menyapa dan menanyakan kabar dari kalian semua, tapi kadang aku yang takut untuk menggangu waktu berharga kalian dengan sapaan ku yang sekiranya menganggu.

Dan untuk kalian yang pernah mengundang tangis dan sesak dalam dada, mungkin dahulu aku memang kecewa dan tidak ingin mempunyai hubungan apa apa lagi dengan kalian karena aku hanyalah manusia lemah yang belum mempunyai hati yang kuat untuk memaafkan. Tapi untuk masalah maaf, aku sudah memaafkan semuanya, tapi aku belum bisa kembali menerima sepenuhnya karena akupun cuma lelaki yang sama ingin bahagia seperti kalian, yang tak ingin kejadian yang sama dan kutemui air mata yang dulu pernah kutemui.

Tapi jika kalian membutuhkan kesempatan lagi, tangan ku selalu terbuka untuk menyambut tapi dengan satu permohonan. Aku mohon ajarkan aku untuk mempercayai kalian lagi, ajarkan aku kepercayaan dimana kalian lah yang menjaga air mataku tanpa mengundangnya kembali untuk mengalir. Dengan kepercayaan yang ku mengerti kembali, aku akan kembali menjadi pribadi yang sama dan akan selalu sama dengan ketika kamu mengenalku pertama kali sampai saat semuanya Indah.

Aku akan selalu mengharapkan kalian kembali jikala kalian lah memang orang orang sebenarnya aku butuhkan, mungkin kalian lah yang akan membuat aku menjadi orang yang jauh lebih baik lagi.

Tapi jika tidak pun, aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian tanpa ada keinginan hal yang buruk terjadi pada kalian, walau memang aku bukanlah yang ikut menjadi bagian cerita perjalanan kalian.

Ramadhan telah tiba, Ramadhan telah tiba. Mari kita sambut dengan hati yang bersih. Semoga aku bisa menuliskan cerita Ramadhan yang lebih baik dari cerita Ramadhan ku sebelum nya.

Mohon maaf lahir batin ya semua, mohon maaf untuk  kesalahan tutur kata maupun perbuatan yang banyak aku lakuin, mohon dibukakan pintu maaf nya. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semoga keberkahan serta kebahagiaan mengalir untuk kita.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu bertakwa.” (Al-Baqarah: 183)


Selamat Berpuasa!


0 Komentar

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript